Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

26 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Maros Berubah Jadi Perumahan

ktnanasional.com – MAROS, Sedikitnya 26.000 hektare lahan pertanian di Kabupaten Maros hilang selama satu dasawarsa.

Hilangnya lahan pertanian ini disebabkan alih fungsi menjadi perumahan dan kebutuhan lainnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Maros, Muhammad Danial mengatakan, saat ini pihaknya sedang bekerja sama dengan bidan tata ruang menyusun peta pertanian untuk mendata banyaknya lahan pertanian yang musnah karena dialihfungsikan untuk tujuan lain.

“Ada pengurangan, tapi data objeknya belum bisa di pastikan. Yang jelas jumlah ini cukup banyak, kebanyakan karena perumahan,” katanya, Kamis 3 Agustus 2023.

Dia menyebutkan, hilangnya lahan pertanian tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Maros.

Beberapa diantaranya yakni Kecamatan Moncongloe, Marusu, Mandai dan Turikale.

Dia menjelaskan, kecamatan Moncongloe disebabkan karna banyaknya perumahan yang dibangun.

“Kalau untuk kecamatan Marusu kan ada pergudangan, Turikale kan daerah perkotaan,” ucapnya.

Tak hanya itu, adanya beberapa tambang di beberapa kecamatan juga diklaim menjadi penyebab hilangnya lahan pertanian. “Ada juga area pertambangan itu awalnya lahan sawah dan perkebungan,” tuturnya.

Mengantisipasi adanya penurunan produktivitas sektor pertanian, pihaknya terus melakukan berbagai upaya, di antaranya melalui peningkatan indeks pertanaman (IP) tanaman pangan.

Jika sebelumnya semusim hanya bisa panen satu kali, dengan peningkatan IP tanaman ini akan mampu panen beberapa kali. (admin)

Artikel ini telah tayang di Herald Sulsel

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga