Kamis, 18 April, 2024

Artikel Terbaru

Rakor Kelembagaan Pertanian, Gubernur: Pelaku Usaha Dapat Merubah Paradigma

ktnanasional.com – KALIMANTAN TIMUR, SAMARINDA. Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor bersama Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelembagaan Pertanian se Kaltim Tahun 2023, Senin, 25 September 2023.

Rakor digagas Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim bertema Sinergitas Kelembagaan Penyuluhan Pertanian Dalam Pengembangan Korporasi Petani di Kaltim digelar di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, dihadiri Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Rektor Universitas Mulawarman Samarinda Profesor Abdunur, Ketua KTNA Nasional HM Yadi Sofyan Noor, Ketua P4S Nasional dan Ketua P4S Nasional, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang dan Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kaltim Zainal Abidin.

Gubernur Isran Noor sangat mengapresiasi Rakor para pelaku utama dan pelaku bisnis sektor pertanian di Kalimantan Timur.

“Kalimantan Timur ini kebutuhan pangan strategisnya terus meningkat. Sementara kita tahu sejak lama ketergantungan dengan daerah lain,” ungkapnya.

Seperti sayuran, hortikuktura, buah-buahan, termasuk beras dan ternak dari luar Kaltim.

“Saya sangat berharap dalam Rakor ini seluruh peserta agar terlibat serius dan fokus menyusun program yang sederhana tapi mudah dilaksanakan,” harapnya.

Karena diakuinya, dunia pertanian tidak menarik untuk digeluti. Sebab ada komoditi lain yang menarik dan cepat mendatangkan hasil, seperti pertambangan juga perkebunan (kelapa sawit).

Karenanya, orang nomor satu Benua Etam ini pun meminta pelaku usaha dan pelaku bisnis, juga para penyuluh untuk merubah paradigma.

Gubernur, Wakil Gubernur beserta para tamu undangan dan peserta Rakor Kelembagaan se-Kalimantan Timur

“Kita jangan hanya menyuluh orang, tapi menyuluh diri sendiri dulu. Sebagai contoh bagi orang lain, kalau berhasil, pasti banyak yang ikut. Jadi kada tapi repot menyuluhi orang. Sebab sudah dilihat hasilnya,” pesannya.

Kepala Dinas Pangan TPH Kaltim Siti Farisyah Yana mengemukakan selama 5 pembangunan pertanian, khususnya tanaman pangan dan hortikultura mengalami perkembangan sangat signifikan.

“Kaltim saat ini sudah bisa mencapai Indeks Pertanaman atau IP 400. Ini pecah telur, sebab pusat selama ini menilai Kaltim tidak bisa lebih dari IP 300,” sebutnya.

Selain itu, Kaltim saat ini sudah mampu menghasilkan bibit-bibit unggul hortikultura dan tanaman pangan di kawasan BBIH Loa Janan.

“Kementan mengakui BBIH Loa Janan kita adalah BBIH terbaik di Indonesia. Dan mampu menerapkan BBI Maju, Mandiri, Modern,” ujarnya.


Dalam kesempatan ini, Gubernur Isran Noor menyerahkan penghargaan kepada Penyuluh Pertanian Ahli Berprestasi, Terampil Berprestasi, THL/TBPP Berprestasi, PPPK Berprestasi, TK2D Berprestasi, Petani Berprestasi dan BPP Terbaik, Gapoktan Terbaik dan KEP Terbaik.

Gubernur dan Wagub juga menerima penghargaan dari DPW Perhiptani Kaltim atas pengabdian dan dedikasi dalam pembangunan pertanian Kaltim, serta cinderamata dari BSIP Kaltim.

Rakor selama tiga hari (24-26 September) diikuti 250 peserta dari Komisi Penyuluhan, Perhiptani, KTNA, P4S, Ikamaja, Duta Millenial, Petani Andalan tingkat provins kabupaten dan kota se Kaltim. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga