Sabtu, 24 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Ada Demo Besar-besaran di Kabupaten Serang, Bupati Serang akan Panggil Pihak Penggilingan Padi dan PT Wilmar

ktnanasional.com – BANTEN,  Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah segera memanggil pihak pengusaha penggilingan padi dan PT Wilmar Padi Indonesia atau WPI ke pendopo Bupati Serang dalam waktu dekat.

Hal tersebut dilakukan untuk duduk bersama membahas solusi terbaik atas keberatan pengusaha penggilingan padi terhadap PT Wilmar Padi Indonesia dalam membeli gabah dan padi petani.

Seperti diketahui, pengusaha penggilingan padi melakukan aksi unjuk rasa di depan PT Wilmar Padi Indonesia yang berlokasi di Desa Terate Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang, Rabu 30 Agustus 2023.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan kaitan penggilingan padi pihaknya pernah memfasilitasi pertemuan antara penggilingan dengan PT Wilmar di pendopo. Disaksikan pula dari dinas pertanian dan bagian hukum.

“Waktu itu kami Pemda memfasilitasi supaya ada titik temu, keinginan forum penggilingan padi, kemudian juga perusahaannya. Saya minta mereka membuat kesepakatan MoU bentuknya dalam bentuk tertulis disaksikan bagian hukum, supaya keinginan dari forum dan penggilingan padi ini bisa terpenuhi,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Akan tetapi setelah kini PT Wilmar berjalan, ada informasi MoU tidak berjalan. Kemudian penggilingan minta kepada dirinya supaya ditemui kembali di pendopo.

Sebenarnya Tatu mengaku sudah menjadwalkan pertemuan tersebut namun karena agenda padat akhirnya ketika forum penggilingan minta izin audiensi ke DPR RI dipersilakan.

“Saya bilang silakan ke DPR RI dulu nanti kita ketemu dijadwalkan. Saya sudah pasti jadwalkan, kita duduk bareng lagi diskusikan lagi sebelah mana yang macet,” ucapnya.

Kemudian dijadwalkan Rabu 30 Agustus, namun ada paripurna akhirnya pertemuan tersebut dibatalkan. Sebab ia harus menyelesaikan paripurna lebih dulu yang berkaitan dengan perubahan anggaran.

“Tapi saya dapat informasi dari teman teman melaksanakan demo, kami di Pemda akan melanjutkan di Pemda forum penggilingan padi dan Wilmar, untuk bisa duduk bersama lagi, rasanya harus ada solusi,” ucapnya.

Tatu mengatakan, sejak awal pertemuan, ditekankan pada kedua belah pihak agar ada win win solution.

“Forum penggilingan padi harus hidup saya sampaikan ke Wilmar karena forum ini di Kabupaten Serang bentukan kami saya bilang. Ini gagasan saya sebagai Kepala daerah,” tuturnya.

Ia mengatakan forum tersebut adalah bagian dari usaha masyarakat dan forum penggilingan padi diberikan tugas untuk membina petani di sekitarnya.

Oleh karena itu dari awal pun sudah ditekankan agar penggilingan padi tersebut tetap hidup.

“Waktu itu saya sampaikan ke Wilmar saya gak akan bahas forum penggilingan padi Kabupaten kota lain, tapi saya minta karena Wimar ada di Kabupaten Serang saya minta harus menghidupkan penggilingan di Kabupaten Serang. Dan waktu itu Wilmar menyepakati, jadi agak aneh ketika tidak menyepakati,” katanya.

Tatu mengaku sudah ada komunikasi dengan Wilmar. Kemudian Wilmar menawarkan beberapa alternatif solusi, oleh karena itu untuk membahasnya perlu ada duduk bersama.

“Saya bilang ke PT Wilmar saya gak bisa memutuskan saya harus duduk lagi dengan forum penggilingan padi dicarikan titik kesepakatan.

Kita duduk bareng karena saya belum dapat informasi langsung dari teman teman penggilingan. Karena awalnya waktu duduk bareng sudah ada kesepakatan, mereka PT Wilmar sudah iya penggilingan padi sudah iya, tapi ternyata di perjalanan gak jalan atau ada yang tidak disepahami,” tuturnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun akan kembali mengundang penggilingan padi ke Pemda untuk membahas permasalahan tersebut.

“Nanti insyallah kita undang lagi pihak penggilingan padi ke Pemda, tapi yang penggilingan di Kabupaten Serang kalau ya dari luar bukan kewenangan saya,” katanya. (admin)

Artikel telah tayang di kabar-banten.pikiranrakyat.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga