Jumat, 19 April, 2024

Artikel Terbaru

ANGGOTA LIGISLATIF PRO PETANI DAN NELAYAN

Oleh : Muhammad Adam.

ktnanasional – SULAWESI TENGAH. Pesta demokrasi telah usai dengan menghasilkan pilihan Presiden dan Wakil Presiden terutama dalam tulisan ini difokuskan pada hasil pemilihan calon Anggota Legislatif di Daerah dan Pusat yang saat ini menunggu penetapan.
Sehingga pada waktunya nanti para pejabat politik pilihan rakyat akan menentukan arah dan kebijakan serta nasib masyarakat pada umumnya terutama petani dan nelayan pada khususnya.

Para petani dan nelayan yang merupakan bagian terbesar dari lapisan masyarakat tentu memiliki peran menentukan dan strategis dalam pembangunan sektor pertanian terutama untuk menyiapkan pangan bagi masyarakat yang bergerak pada sektor lainnya yang sangat membutuhkan pangan dalam hidup dan kehidupan sehari-hari.

Mengingat penting dan strategisnya peran petani pada umumnya termasuk didalamnya nelayan dan pembudidaya ikan maka tentu harus mendapatkan perhatian dan keberpihakan yang lebih banyak dari penentu kebijakan pejabat politik terutama Anggota Legislatif yang terpilih.

Para petani yang sebagian besar golongan ekonomi lemah tidak menuntut banyak karena dalam investasi analisa usaha tani bagian terbesar
adalah biaya tenaga kerja yang posisi pengeluaran tersebut ada dipihak petani.
Para petani hanya menginginkan adanya harga pupuk dan pestisida murah. peralatan pengolahan tanah dan alat pasca panen yang tersedia serta bantuan kredit permodalan dan yang utama tersedianya air.

El-Nino atau musim kemarau panjang menjadi satu indikator penting dimana sebagian besar para petani tidak bisa menghasilkan produksi secara optimum bahkan yang sudah ditanam mengalami kegagalan panen dan kerugian diakibatkan oleh tidak adanya air pada sawah tadah hujan dan lahan kering maka untuk itulah program dan kebijakan akan datang diharapkan lebih banyak diarahkan pada sarana produksi, perbaikan dan pembangunan irigasi serta pengadaan air pada lahan-lahan kering.

Program Dana Desa khusus kegiatan pangan perlu regulasi dan ketentuan persyaratan pada hal-hal yang benar-benar dibutuhkan oleh para petani pada umumnya terutama pengadaan air dan saprodi untuk menghasilkan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan serta ikan air tawar.

Bila sektor pertanian dengan konsep agribisnis dan agroindustri diprioritaskan dan dilaksanakan oleh sebagian besar masyarakat ini tumbuh dan berkembang signifikan seiring adanya pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan para petani dan nelayan maka hal ini secara luar biasa akan menggerakkan masyarakat yang berusaha pada sektor lainnya tumbuh bersama melalui perputaran ekonomi dan kelancaran usaha menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.

Palu. 17 Februari 2024.
Penulis sebagai: Penyuluh Pertanian dan Sekretaris Komisi Penyuluhan Pertanian Provinsi (KPPP) Sulawesi Tengah.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga