Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

Antisipasi El Nino, Bulog Percepat Impor Beras

ktnanasional.com – JAKARTA, Mengantisipasi risiko dampak perubahan iklim El Nino, Perum Bulog melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Sesuai penugasan yang diberikan pemerintah, Bulog terus melakukan penyerapan gabah/beras dalam negeri secara maskimal dan percepatan realisasi importasi beras.

Namun dengan mulai turunnya produksi gabah/beras dalam negeri pada semester II dibanding semester I, potensi penyerapan dalam negeri di semester II akan lebih rendah dari semester I. Untuk itu upaya pemenuhan kebutuhan stok cadangan beras pemerintah memang harus segera dipenuhi dari sumber lain yaitu importasi beras sesuai yang sudah diputuskan pemerintah.

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto di Jakarta pada Jum’at (11/8) menegaskan, Perum Bulog telah melakukan upaya mitigasi dengan menyerap gabah/beras hasil petani dalam negeri sebanyak-banyaknya. Realisasi tahun ini sampai 10 Agustus 2023 sudah mencapai 780 ribu ton. Disamping itu BULOG juga melakukan percepatan realisasi impor sesuai penugasan yang diberikan oleh Pemerintah.

“Selain memaksimalkan penyerapan produksi dalam negeri, kami juga berkoordinasi secara intens dengan negara pengimpor untuk percepatan kedatangan beras impor ini ke Indonesia dan saat ini sudah terealisasi sebanyak 1,6 juta ton,” kata Suyamto.

Suyamto menambahkan, pihaknya terus memaksimalkan seluruh instrumen yang ada sebagai langkah antisipasi bersama menghadapi El Nino. Selain itu, menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan dengan melibatkan kelompok tani, penggilingan tradisional, serta para stakeholder lainnya. “Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah pusat maupun daerah guna menjaga pemerataan ketersediaan stok,” katanya.

Menyikapi dampak El Nino ini, Suyamto mengingatkan masyarakat agar jangan khawatir. Hingga kini, stok beras yang dikuasai BULOG ada sebanyak 1,33 juta ton. Disamping itu proses penyerapan produksi dalam negeri juga masih terus dilakukan, bahkan masih ada sisa kontrak dan sisa kuota impor beras yang akan terus diupayakan bisa didatangkan lebih cepat ke Indonesia.

“BULOG juga terus menjamin kebutuhan pangan khususnya beras akan terus tersedia, terutama dalam kondisi rawan seperti saat ini,” ujar Suyamto. Kebijakan Pemerintah untuk mengimpor beras melalui Perum BULOG semakin memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah dan dipastikan memberikan dampak untuk menjaga stabilisasi harga beras dan menyikapi dampak El Nino. (admin)

Artikel ini tekah tayang di sinartani.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga