Selasa, 16 April, 2024

Artikel Terbaru

Atasi Dampak El Nino Ancam Sektor Pertanian Wilayah Pantura Subang, Kementan Kunjungi BSIP Sukamandi Subang

ktnanasional.com – JAWA BARAT, SUBANG. Dampak fenomena alam El Nino yang mengakibatkan musim kemarau panjang  menyebabkan cuaca ekstrim yang menimbulkan kekeringan hingga berpotensi gagal panen pertanian, kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi seperti khususnya sektor pertanian, pengaruhnya sangat besar dirasakan bagi para petani.

Atas kejadian tersebut, Menteri Pertanian melalui Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, pada Jumat 8 September 2023, turun langsung melakukan kunjungan kerja ke BSIP Sukamandi, Ciasem, Kabupaten Subang.

Harvick Hasnul Qolbi mengatakan, dampak El Nino ini berakibat musim kemarau panjang dan cuaca ekstrim, kali ini memberikan dampak pada sektor pertanian.

“Memang kita tahu juga ini soal El Nino ini tapi kita berharap musim hujan ini bisa cepat ya, kemarin kita terus berkoordinasi Oktober-November ini mudah-mudahan kalau memang jadi El Nino-nya tidak terasa tentu langkah-langkahnya banyak sekali ya pertanian ini,” kata Harvick.

Harvick mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi dampak musim kemarau kepada sektor pertanian.

Menurutnya, salah satu langkahnya yakni dengan memperbaiki irigasi pengairan serta dapat memperbanyak benih dan bibit dengan ketahanan yang lebih lama, sehingga pasokan kebutuhan masih dapat dirasakan terus oleh masyarakat.

“Ada 9 langkah utama yang pertama saja tentu memperbaiki apa irigasi pengairan, terus juga pompa-pompa kita perbanyak menyiapkan benih-benih bibit-bibit yang lebih tahan lagi di tengah situasi yang seperti ini, agar bisa lebih terus banyak. Kita juga soal penyuluhan kita tingkatkan apa namanya vokasi juga kita kembangkan terus mengatasi ini semua. Insya Allah mudah-mudahan sampai kita berdiri sama-sama di sini capainya cukup baik,” paparya.

Selain itu, Harvick juga berharap hujan dapat segera turun dalam waktu cepat. Sehingga, kondisi permasalahan di musim kemarau cepat terasi dan sektor pertanian dapat kembali normal.

“Kalaupun ada sedikit saja kemarin di Karawang itu ada penurunan air, baru minggu kemarin saya ke sana juga itu satu centi laporan Ibu Bupati ya kemarin melaporkan kepada saya hanya sedikit satu bulan itu satu centi. Jadi kalau kita analogikan katakan November ini udah bisa hujan Insya Allah mudah-mudahan bisa teratasi,” haràpnya.

Harvick juga meminta kepada petugas-petugas yang berada di sektor pertanian yang tersebar di Indonesia agar selalu menampung keluhan masyarakat jika terdapat permasalahan terutama di pertanian.

“Jadi masyarakat juga kami imbau utamanya masyarakat pertanian agar terus melakukan kegiatan-kegiatan, karena apapun keluhannya silakan disampaikan UPT kami tersebar di seluruh Indonesia ini untuk menampung semua aspirasi dari masyarakat,” pungkasnya.

Artikel telah tayang di timesnews.co.id

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga