Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

ATR BPN Minahasa Selatan Gandeng KTNA Produksi Pupuk Organik

ktnanasional.com – SULUT Minahasa Selatan.  Di tengah mahalnya harga pupuk dan terbatasnya pupuk bersubsidi yang disiapkan pemerintah dampak dari perang Rusia Ukraina. Di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) justru para petani dihebohkan dengan adanya pupuk organik yang kualitasnya diklaim mampu meningkatkan hasil produksi tanaman pertanian dibanding menggunakan pupuk kimia. (TVRI Sulut 14/02/23)

Adapun Biaya pembuatan pupuk ini begitu sangat ekonomis, menggunakan bahan alam seperti daun, air, ikan yang sudah membusuk, buah dan masih banyak lagi lainnya. Untuk mendapatkan hasil pupuk yang ideal sebelum diimplementasikan ke tanaman pertanian semua bahan harus melalui proses fermentasi selama 3 bulan.

Pembuatan Pupuk Organik di Lahan Milik Petani

Deany Keintjem, Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Minahasa Selatan setahun terakhir ini telah menggandeng KTNA Minsel untuk memproduksi pupuk organik guna mengatasi kelangkaan pupuk di tingkat petani. Deany  menerangkan saat ini telah menjalin kerjasama dengan beberapa stakeholder dan terutama dengan KTNA Minsel. Kerjasama produksi pupuk organik ini bukan hanya sekedar pembuatannya, tapi kami mengadakan uji coba dan hasilnya sangat luar biasa,  inilah salah satu tujuan kita untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk di tingkat petani.

“Selain pupuk organik kami juga memproduksi pestisida organik, baik pupuk maupun pestisida organik yang sudah kami produksi dari segi harga sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan produk pabrik”, kata Deany yang juga menjadi ketua KTNA Kabupaten Minsel.

Menurut Steven Mamengko, pakar pertanian yang ikut terlibat pendampingan dalam pengelolaan pupuk organik, adanya ide pembuatan pupuk organik lantaran mahalnya harga pupuk adapun hasil dari pupuk organik yang sudah diimplementasikan ke beberapa tanaman pertanian hasilnya produksinya meningkat signifikan dibanding menggunakan pupuk kimia.

Menuruti himbauan dari Presiden Jokowi untuk kembali ke organik, Pupuk organik adalah jawaban dari kelangkaan pupuk yang terjadi sat ini.   “Kembali ke organik sangat menjanjikan, kesehatan lebih terjamin kalau kita rutin mengkonsumsi produk pertanian organik, yang lainnya adalah tentu saja menjaga keseimbangan, kesuburan tanah pertanian kita”, ujar Steven. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga