Minggu, 21 April, 2024

Artikel Terbaru

Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa indikator strategis Agustus 2023

ktnanasional.com – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait: (1) Perkembangan Indeks Harga Konsumen Agustus 2023, (2) Perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar Agustus 2023, (3) Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah Agustus 2023, dan (4) Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional Juli 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, BPS, Pudji Ismartini dalam siaran persnya di BPS, Jumat (01/09/2023).

*I. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI, AGUSTUS 2023*

1. Pada Agustus 2023 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,22. Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 6,40 persen dengan IHK sebesar 122,04 dan terendah terjadi di Jambi sebesar 1,92 persen dengan IHK sebesar 116,37.

2. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,51 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,12 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,40 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,21 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,69 persen; kelompok transportasi sebesar 9,65 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,88 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,07 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,88 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,76 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,22 persen.

3. Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Agustus 2023 sebesar 0,02 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Agustus 2023 sebesar 1,43 persen.

4. Tingkat inflasi y-on-y komponen inti Agustus 2023 sebesar inflasi y-on-y sebesar 2,18 persen, inflasi m-to-m sebesar 0,13 persen, dan inflasi y-to-d sebesar 1,33 persen.

*II. PERKEMBANGAN INDEKS HARGA PERDAGANGAN BESAR, AGUSTUS 2023*

1. Pada Agustus 2023, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 3,72 persen terhadap IHPB Agustus 2022. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertanian, yaitu sebesar 5,18 persen.

2. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada Agustus 2023 antara lain: bawang putih, padi, pasir, beras, rokok kretek dengan filter, dan bensin.

3. Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) Agustus 2023 sebesar 0,04 persen dan perubahan IHPB tahun kalender (y-to-d) Agustus 2023 sebesar 1,83 persen.

4. Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) Agustus 2023 sebesar 2,13 persen terhadap Agustus 2022, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas pasir, batu fondasi bangunan, batu split, semen, solar, dan aspal.

*III. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DAN HARGA PRODUSEN GABAH, AGUSTUS 2023*

*A. Perkembangan NTP*
1. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

2. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

3. NTP nasional Agustus 2023 sebesar 111,85 atau naik 1,09 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,08 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani turun (Ib) sebesar 0,01 persen.

4. Pada Agustus 2023, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan tertinggi (2,47 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan terbesar (1,32 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

5. Pada Agustus 2023 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,05 persen yang disebabkan oleh penurunan indeks pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.

6. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Agustus 2023 sebesar 112,55 atau naik 1,02 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

*B. Perkembangan Harga Gabah dan Beras di Penggilingan*

1. Dari 1.837 transaksi penjualan gabah di 27 provinsi selama Agustus 2023, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 58,52 persen, gabah kering giling (GKG) 26,57 persen, dan gabah luar kualitas 14,92 persen.

2. Selama Agustus 2023, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.833,00 per kg atau naik 3,62 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.979,00 per kg atau naik 3,74 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp6.760,00 per kg atau naik 5,82 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.868,00 per kg atau naik 5,57 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.712,00 per kg atau naik 5,30 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.829,00 per kg atau naik 4,66 persen.

3. Dibandingkan Agustus 2022, rata-rata harga gabah pada Agustus 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 19,88 persen; 23,03 persen; dan 26,04 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Agustus 2023 dibandingkan Agustus 2022 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 19,93 persen; 22,32 persen; dan 25,62 persen.

4. Selama Agustus 2023, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 873 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.095 observasi beras di penggilingan.

5. Pada Agustus 2023, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp11.754,00 per kg, naik sebesar 1,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp11.475,00 per kg atau naik sebesar 3,19 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp10.525,00 per kg atau naik sebesar 2,16 persen.

6. Dibandingkan dengan Agustus 2022, rata-rata harga beras di penggilingan pada Agustus 2023 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 18,72 persen; 22,62 persen; dan 16,05 persen.

*IV. PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI NASIONAL, JULI 2023*

*A. Perkembangan Pariwisata*

1. Memasuki Juli 2023, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia mencapai 1,12 juta kunjungan. Jumlah ini naik 5,66 persen dibandingkan Juni 2023 (month-to-month) dan naik 74,07 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu (year-on-year). Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Juli 2023 didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia (13,96 persen), Australia (12,74 persen), dan Singapura (9,78 persen).

2. Secara kumulatif, kunjungan wisman pada Januari hingga Juli 2023 meningkat 196,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Peningkatan kunjungan ini utamanya tercatat pada pintu bandara Ngurah Rai dan Soekarno Hatta, masing-masing meningkat sebesar 366,72 persen dan 185,83 persen.

3. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang pada Juli 2023 mencapai 54,63 persen, naik 4,86 poin secara year-on-year (y-on-y) dan naik 0,96 poin secara secara month-to-month (m-to-m). Sejalan dengan TPK hotel Bintang, TPK hotel nonbintang pada Juli 2023 mencapai 25,74 persen, naik 1,05 poin secara y-on-y dan naik 1,16 poin secara m-to-m. Sementara itu, rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang mengalami kenaikan sebesar 0,07 poin dibandingkan tahun lalu, yaitu mencapai 1,68 hari.

*B. Perkembangan Transportasi Nasional*

1. Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Juli 2023 sebanyak 6,0 juta orang atau naik 9,11 persen dibanding kondisi pada Juni 2023. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 5,51 persen menjadi 1,3 juta orang. Selama Januari–Juli 2023, jumlah penumpang domestik sebanyak 36,4 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 8,4 juta orang, masing-masing naik sebesar 22,54 persen dan 258,55 persen dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2022.

2. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Juli 2023 tercatat 1,8 juta orang atau naik 4,98 persen dibanding Juni 2023. Jumlah barang yang diangkut turun 0,78 persen menjadi 29,8 juta ton. Selama Januari– Juli 2023, jumlah penumpang mencapai 11,4 juta orang atau naik 12,06 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2022, sementara jumlah barang yang diangkut naik 9,76 persen atau mencapai 200,3 juta ton.

3. Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Juli 2023 sebanyak 32,9 juta orang atau naik 8,97 persen dibanding Juni 2023. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 3,93 persen menjadi 6,0 juta ton. Selama Januari–Juli 2023, jumlah penumpang mencapai 207,1 juta orang atau naik 44,95 persen dibanding periode yang sama tahun 2022. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api naik 12,34 persen menjadi 38,3 juta ton.

Seluruh materi Berita Resmi Statistik (BRS) dapat diunduh pada tautan berikut ini :
https://www.bps.go.id/pressrelease.html

 

 

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga