Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Balai Penyuluhan Pertanian Sinergi Sukses Pembuatan Pestisida Nabati di Desa Hurung

ktnanasional – NTT, LARANTUKA. Desa Hurung, Kecamatan Adonara Barat,Kabupaten Flores Timur menjadi saksi nyata sinergi yang sukses antara Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), masyarakat desa, dan pihak kampus dalam upaya pembuatan pestisida nabati.

Pembuatan pestisida nabati di Desa Hurung bukan hanya inovasi praktis dalam pertanian lokal tetapi juga mencerminkan sinergi yang kuat antara BPP, desa dan kampus.

Langkah ini tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan tetapi juga memberdayakan masyarakat desa untuk memiliki kontrol lebih besar terhadap pengelolaan lahan pekarangan mereka.

Sinergi ini memberikan harapan baru untuk pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Desa Hurung.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 17 November 2023, dipandu oleh Engelberrus Klaudius Tanu, seorang tokoh lokal yang memberikan dukungan positif terhadap langkah kreatif ini.

Engelberrus Klaudius Tanu, sebagai pemimpin kegiatan, menyoroti pentingnya koordinasi antara BPP, desa, dan pihak kampus.

Kerjasama ini memastikan bahwa setiap langkah dalam pembuatan pestisida nabati didukung secara optimal. Koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan implementasi program ini di tingkat lokal.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberdayakan para ibu PKK agar mampu mengimplementasikan pembuatan pestisida nabati secara mandiri di keluarga dan masyarakat.

Pendekatan ini diharapkan dapat memperbaiki pengolahan lahan pekarangan dan meminimalisir penggunaan bahan kimia berbahaya.

Dalam sambutan Anton Narek, Bapa Desa Hurung, menyoroti pentingnya inisiatif pembuatan pestisida nabati.

Beliau menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam mencapai tujuan tersebut.

Lebih lanjut mahasiswa Politani Kupang turut serta sebagai pemateri, memberikan pengetahuan dan terlibat aktif dalam kegiatan praktik.

Partisipasi masyarakat desa, terutama ibu PKK, menjadi kunci implementasi pembuatan pestisida nabati secara luas. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa menciptakan atmosfer pembelajaran yang berkesan.

Pembicaraan juga mencakup aspek keberlanjutan dengan menekankan bahwa semua bahan yang digunakan dalam pembuatan pestisida nabati dapat ditemukan di sekitar desa, tanpa memerlukan biaya besar.

Hal ini mendukung ide pembuatan pestisida nabati sebagai alternatif ramah lingkungan dan ekonomis.

Diketahui Proyek ini mendapat dukungan penuh dari BPP, yang memberikan mandat kepada tim mahasiswa untuk membawakan materi dan panduan pembuatan pestisida nabati. Mandat ini menjadi langkah awal untuk memastikan keberlanjutan dan penyebaran informasi yang maksimal. (admin)

artikel ini telah tayang di porosnttnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga