Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

Barista Class, Polbangtan Kementan Tingkatkan Kompetensi Petani Kopi

ktnanasional.com – SUMUT Medan.  Sejumlah petani kopi Kabupaten Dairi dan Deli Serdang bersama penyuluh, pelaku usaha kopi dan mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] antusias mengikuti Pelatihan Barista Class selama dua hari, 20 -21 Maret 2023 di Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Pelatihan Barista Class digelar oleh Polbangtan Medan di Gedung Laboratorium Teaching Factory Kopi [TeFa] guna mengoptimalkan pemanfaatan Modern Nursery dan Miniplant Industri Pengolahan Kopi, yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara [SBSN].

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan dukungannya pada pengembangan sarana prasarana TeFa seperti halnya Modern Nursery dan Miniplant Industri Pengolahan Kopi di Polbangtan Medan untuk menghasilkan SDM pertanian andal yang berfikir dan bergerak maju, mandiri dan modern.

“Itu semua dilakukan, karena pengelolaan pertanian saat ini dan ke depan harus melibatkan teknologi. Pertanian harus bergerak secara maju, mandiri dan modern,” kata Syahrul.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi mengatakan TeFa pada Minplant Industry dan Nursery Kopi menjadi konsep pembelajaran antara pengetahuan yang diberikan kampus dan kebutuhan industri.

“TeFa merupakan pengembangan dari unit produksi yang telah ada di Polbangtan mulai dari pembibitan hingga pengolahannya,” ujar Dedi.

Dedi Nursyamsi mengharapkan TeFa pada Minplant Industry dan Nursery Kopi menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat maupun stakeholders, yang ingin memperdalam hilirisasi kopi.

’Sekali lagi, saya apresiasi Polbangtan Medan atas keberhasilannya membangun TeFa miniplant kopi ini. Pemanfaatannya kita nantikan, untuk mencetak mahasiswa dan alumni yang bisa menjadi job seeker dan job creator,” ujar Dedi.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini mengatakan kegiatan Pelatihan Barista Class untuk meningkatkan kompetensi bagi petani kopi, penyuluh pertanian, pelaku usaha kopi, dan mahasiswa Polbangtan Medan.

“Pelatihan tersebut juga merupakan bentuk pemanfaatan fasilitas Gedung Laboratorium TeFa Kopi – SBSN yang digunakan masyarakat umum. Bagi mahasiswa, dapat menjadi bekal ketika lulus untuk pengembangan wirausaha pertanian khususnya kopi,” katanya.

Sementara bagi masyarakat umum, katanya, diharapkan meningkatkan kompetensi pengolahan kopi sebagai profesi barista. Komoditas kopi yang dikatakan seksi saat ini memunculkan banyak kedai kopi, menuntut hadirnya barista yang berkompeten pada bidangnya.

Pelatihan Barista Class menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, juga praktik menjadi barista mengolah kopi kekinian, dan kompetisi barista yang diikuti sejumlah peserta pelatihan. (*)

Sumber BPPSDMP Kementan RI

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga