Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Belasan Ribu Lahan Pertanian di Manggarai Belum Digarap

ktnanasional – NTT,RUTENG. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Lamber Laot mengatakan sekitar 11.000 lebih hektar lahan pertanian di Manggarai tidak digarap maksimal karena kurangnya peralatan pertanian dan sumber daya petani.

Lamber Laot menyampaikannya di hadapan Dirjen Sarana Prasarana Kementrian Pertanian Indonesia dan anggota DPR RI, Julie Laiskodat, dalam agenda bimbingan teknis (Bimtek) prasarana dan sarana pertanian di Ruteng, Kamis 16 November 2023.

“Ada 11 ribu lahan belum maksimal kita manfaatkan, untuk itu perlu dukungan dari anggaran maupun peralatan pertanian. Banyak lumbung pangan masyarakat yang tidak terisi, mungkin karena sumber daya yang belum memadai,” kata Lamber.

Selama ini kata Lamber, pemerintah daerah maupun pusat sudah mensuport alat pertanian bagi kelompok. Namun ada kendala lain, petani belum terjamin dari segi sumber daya manusia.

Tahun ini ada 130 unit peralatan pertanian  yang sudah diberikan ke petani di Manggarai dari 150 kelompok tani yang menerima.

“Peralatan kita sudah punya, hanya manajemen di kelompok tani masih butuh banyak belajar. Banyak peralatan yang tidak maksimal di lapangan,” lanjutnya

Julie Laiskodat menyampaikan perjuangannya merupakan bentuk pertanggungjawabnya sebagai anggota DPR RI bagi kesejahteraan masyarakat dan petani di NTT Menurutnya, program-program yang diperjuangkannya di Pusat tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat di NTT. Kendati demikian ia menegaskan, melalui pelatihan atau bimbingan teknis, dirinya menekankan pentingnya merawat alat-alat pertanian yang telah di salurkan melalui perjuangannya di tingkat pusat.

“Selama ini saya kemana-mana yang dibutuhkan petani yaitu Alsintan, pertanyaan saya apakah mereka ini mental sembako. Dalam arti karena terima secara cuma-cuma tetapi tidak terawat. Sehingga mandek di situ tidak bisa berkembang. Sementara tujuan alat ini untuk membantu petani mempermudah pekerjaannya,” ungkapnya.

Sebab menurutnya, Manggarai merupakan daerah yang kaya akan lumbung pangan. Oleh karena Julie berkomitmen untuk tetap wajib mendukung potensi yang ada.

Karena itu tambah dia, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten Manggarai (Pemda) dalam hal ini Dinas Pertanian agar menyediakan bengkel- bengkel khusus untuk menampung hingga memperbaiki alat-alat dari petani yang rusak tersebut.

“Dan salah satu yang saya minta ke dinas adalah bengkel, karena percuma kita bagi-bagi alat tapi kalau misalnya oli tidak ganti, rusak, dan lain-lain. Sehingga dinas harus anggarkan itu,” tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga