Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

BERTANI DI LAHAN PASKA TAMBANG ?? KEBUN PEPAYA DI LAHAN EKS TAMBANG KOTA SAMARINDA (2)

ktnanasional.com – KALTIM Samarinda. Kebun papaya yang diusahakan oleh Sutopo anggota kelompok tani Tegal Rejo berada di lahan bekas tambang batu bara. Terletak di Kelurahan Mugirejo kecamatan Sungai Pinang kota Samarinda. Lahan seluas lebih kurang 1 Ha itu tidak hanya ditanami papaya kalifornia, ada bedengan bedengan yang ditanami sayur mayur.

Berawal dari ide Sarminto yang biasa dipanggil pakde Minto untuk memanfaatkan lahan belukar bekas tambang batu bara di wilayah kelurahan tempatnya tinggal. Dilakukanlah peremajaan Kelompok Tani Tegal Rejo yang difasilitasi oleh Ratna PPL yang bertugas diwilayah kelurahan Mugirejo. Sehingga terbentuk kepengurusan baru yang diketuai oleh pakde Minto, Sekretaris Suroso dan Bendahara Tohir. Beranggotakan 20 orang.

Separuh dari anggotanya bertani di lahan paska tambang, dari total 22 Hektar lahan kelompok seluas 12 hektar adalah lahan paska tambang. Komoditi yang diusahakan hortikultura seperti papaya, cabe dan sayur mayur. Untuk  lahan paska tambang mulai diusahakan sejak bulan Januari 2022. Kelompok Tani Tegal Rejo mengusung program Hayati dengan zero pestisida, mengingat lahan paska tambang perlu bahan organic dalam jumlah besar, untuk pengendalian hama penyakit mereka mempergunakan pestisida nabati (pesnab) ini juga karena pakde Minto adalah seorang praktisi organic di Samarinda. “Biaya usaha tani bisa jadi lebih murah, pupuk bikin sendiri, jakaba bikin sendiri, pesnab juga bikin sendiri”, kata pakde Minto.

Komoditi Kangkung Cabut di Lahan Paska Tambang

Pakde Minto menjelaskan apa yang sedang dikerjakan saat merupakan kerjasama atau kolaborasi dengan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK)  yang ada di Kota Samarinda. Kami sepakat untuk saling membantu untuk menciptakan teknologi-teknologi yang bisa dimanfaatkan dibidang pertanian. Posyantek memberikan bantuan berupa pembinaan tentang teknologi termasuk menyediakan alat-alat perbengkelan untuk membuat peralatan mekanisasi pertanian.

Apa yang sudah diawali oleh pakde Minto dan anggota kelompoknya sudah mulai menampakan hasil, sayur mayur seperti kangkung, bayam, cabe sudah bisa dipanen secara rutin. Bulan Januari 2023 pepaya yang ditanam sudah bisa mulai di panen. Harapannya lahan lahan paska tambang di sekitar kebun papaya yang sekarang diusahakan bisa juga diubah menjadi lahan produktif.

Semangat pada diri pakde Minto patut untuk ditiru, mengolah lahan paska tambang menjadi lahan produktif bukan pekerjaan mudah. Usia hanyalah angka, “Jangan di lihat chasing-nya mas, jiwa saya masih milenial” ujar pakde Minto yang juga seorang Youtuber. (mh)

Kunjungi Youtube pakde Minto : @petanicerdas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga