Jumat, 31 Mei, 2024

Artikel Terbaru

BPS sampaikan Perkembangan Indeks NPT dan Harga Gabah April 2024

ktnanasional – JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis beberapa indikator strategis terkini terkait: Perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar April 2024 dan Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah April 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam siaran persnya di BPS, Kamis (02/05/2024).

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA PERDAGANGAN BESAR, APRIL 2024

  1. Pada April 2024, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 3,71 persen terhadap IHPB April 2023. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertanian, yaitu sebesar 9,09 persen.
  2. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada April 2024 antara lain: beras, biji coklat kering, rokok kretek dengan filter, kakao, dan jahe.

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP) DAN HARGA PRODUSEN GABAH, APRIL 2024

Untuk Perkembangan Nilai Tukar Petani, BPS menyampaikan :

  1. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).
  2. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade ) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
  3. NTP nasional April 2024 sebesar 116,79 atau turun 2,18 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun sebesar 1,74 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,45 persen.
  4. Pada April 2024, NTP Provinsi Banten mengalami penurunan terbesar (6,31 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami kenaikan tertinggi (6,81 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya.
  5. Pada April 2024 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,58 persen yang utamanya disebabkan oleh kenaikan indeks pada sebagian besar kelompok pengeluaran.
  6. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional April 2024 sebesar 120,25 atau turun 1,88 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Dan untuk perkembangan Harga Gabah dan Beras di Penggilingan :

  1. Dari 2.668 transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama April 2024, tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 65,18 persen; gabah kering giling (GKG) 17,17 persen; dan gabah luar kualitas 17,65 persen.
  2. Selama April 2024, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp5.686,00 per kg atau turun 15,58 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.833,00 per kg atau turun 15,20 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya. Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp6.958,00 per kg atau turun 14,32 persen dan di tingkat penggilingan Rp7.067,00 per kg atau turun 14,13 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp5.167,00 per kg atau turun 18,85 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.295,00 per kg atau turun 18,43 persen.
  3. Dibandingkan April 2023, rata-rata harga gabah pada April 2024 di tingkat petani untuk kualitas GKP dan GKG masing-masing naik sebesar 5,29 persen dan 13,96 persen; sedangkan gabah luar kualitas turun 2,31 persen. Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada April 2024 dibandingkan April 2023 untuk kualitas GKP dan GKG masing-masing naik sebesar 5,59 persen dan 13,62 persen; sedangkan gabah luar kualitas turun sebesar 1,78 persen.
  4. Selama April 2024, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 865 perusahaan penggilingan di 33 provinsi, dimana diperoleh 1.027 observasi beras di penggilingan.
  5. Pada April 2024, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.512,00 per kg, turun sebesar 7,12 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp12.759,00 per kg atau turun sebesar 8,63 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp12.377,00 atau turun sebesar 8,53 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp12.367,00 per kg atau turun sebesar 4,48 persen.
  6. Dibandingkan dengan April 2023, rata-rata harga beras di penggilingan pada April 2024 untuk kualitas premium, medium, submedium, dan pecah masing-masing naik sebesar 15,76 persen; 15,47 persen; 15,12 persen; dan 27,87 persen.

sumber : www.bps.go.id

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga