Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

BUDIDAYA JAMBU MADU DELI HIJAU (MDH) POLA SEMI GROUNDING

 

ktnanasional.com-Jambu Madu Deli Hijau (MDH) adalah Jambu air Unggul varietas baru yang memiliki kegenjahan dalam produksi bunga dan buahnya . Memiliki tekstur buah manis renyah dan berair tanpa biji. Warna buah semburat hijau dengan bintik-bintik gula putih bila sudah masak fisiologis. Kadang-kadang warna buah bervarian putih dengan semburat ping.

Jambu MDH berbuah sepanjang musim. Bahkan kalau di rawat dengan standar pemeliharaan sesuai anjuran dalam setahun bisa berbuah 4 sampai dengan 5 kali. Siklus pembuahan umur buah mulai pentil sampai panen sekitar 2,5 bulan.

Bila dilakukan Standar Operasi Pemeliharaan yang baik dan benar pembuahan tidak perlu di rangsang. Dari 100% bakal buah /pentil  yang dipelihara cukup 15% sampai 20% saja, sisanya dibuang/sortir.

Didalam Budidaya Jambu MDH dikenal 3 sistem/pola Budidaya yaitu:

  1. Sistem budidaya Pola Tabulampot/Planterbag
  2. Sistem budidaya Pola Semi Grounding
  3. Sistem budidaya Pola Perkebunan

Dari ketiga pola budidaya jambu MDH di atas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk pemilihan system/pola tersebut di sesuaikan dengan lingkungan, kondisi lahan dan sasaran kwalitas buah yang dihasilkan.

  1. Sistem Budidaya Tabulampot/Planterbag

Sistem budidaya ini yang umum dilakukan oleh petani jambu MDH. Tujuan akhir yang akan dicapai adalah untuk menghasilkan buah yang berkuwalitas terbaik (Premiun) dengan harga tinggi. Hal ini sesuai dengan  biaya produksi yang tinggi dengan tingkat produksi buah terbatas. Pola Tabulampot/ Planterbag ini jambu MDH di tanam di dalam pot/planter dengan komposisi media tanam yang sesuai. Pola ini perlu perawatan yang insentif rutin dan berkala. Penyiraman tanaman dilakukan pagi dan sore. Akar tanaman di isolasi agar tidak tembus ke tanah. Jarak susun pot dan atau planternya 3 x 3 meter.

  1. Sistem budidaya semi grounding

Sistem ini awalnya pola tabulampot/planterbag namun akar tanaman tembus ketanah tetapi di isolasi terbatas. Mengisolasinya dengan pemotongan sebagian akar pada periode tertentu atau diisolasi dengan sistem genangan. Bila dilakukan dengan standar operasional pemeliharaan yang tepat maka akan dapat menghasilkan buah premium (grade A). Jarak susun ideal 3×4 meter.

  1. Sistem budidaya pola perkebunan

Sistem ini jambu MDH langsung di tanam di tanah. Dengan jarak tanam minimal 5×5 meter dengan pembuatan paret cacing di setiap jalurnya. . Jambu MDH bila ditanam di tanah langsung pertumbuhan tanaman sangat cepat hingga perlu secara rutin melakukan pemangkasan batang dan ranting serta pewiwilan tunas air dan daun tua. Bila hal ini tidak dilakukan maka kegenjahan pembuahan jambu tidak akan muncul, bahkan sulit berbuah. Pola ini jarang dilakukan petani jambu MDH.

Bibit jambu MDH di pasaran tersedia bervariasi ada yg asal okulasi, stek dan cangkok. Masing-masing mempunyai keunggulan dan kekurangan tersendiri disesuaikan kondisi iklim dan tanah. Dari pengalaman kami selama 5 tahun menekuni budidaya jambu kwalitas terbaik dari bibit jambu MDH adalah dari stek batang/pucuk dan cangkok.

Tahapan pola budidaya MDH semi grounding

  1. Pembuatan dan Pemilihan bibit
  2. Pembuatan Media Tanam
  3. Pembuatan tabulampot/planterbag  tanaman
  4. Penyusunan tabulampot di lapangan
  5. Penyiraman Rutin
  6. Pemupukan rutin
  7. Pengendalian hama rutin
  8. Pewiwilan tunas air dan daun tua/rusak secara berkala
  9. Pemangkasan berkala
  10. Persiapan plastic pembungkus
  11. Sortir bakal buah berkala
  12. pembungkusan
  13. Pemanenan
  14. Pembuatan bibit dimulai dari pencangkokan batang dan atau stek batang muda. Pengisian polibag bibit selanjutnya penyusunan di rumah bibit. Untuk pemilihan bibit siap tanam yang ideal tinggi 80 sd 100 cm bibit polibagkan.
  15. Pembuatan media tanam jambu MDH sebagai salah satu kunci utama keberhasilan budidaya. Media tanam bersyarat subur porus dan ringan. Komposisi media tanam ideal yaitu 1 bagian tanah top soil 1 bagian sekam padi lapuk dan 1 bagian pupuk kandang/pupuk organik padat.
  16. Untuk pola semi grounding MDH pengunaan pot/ planterbag langsung mengunakan ukuran besar. Kalo pot gunakan minimal diameter 60 cm kalo planterbag gunakan ukuran 100 liter. Bibit jambu MDH ditanam cukup dengan media tanam ¾ nya saja dari kapasitas pot/planter.
  17. Penyusunan pot dilakukan setelah pembersihan lahan dan pengajiran. Jarak susun 3×4 meter dasar pot dibuat datar. Antar pot 3 meter antara baris 4 meter.
  18. untuk memudahkan penyiraman bisa di terapkan sistem penyiraman vertigasi pipa kran. Dari pengalaman sistem vertigasi ini paling aman dari masalah penyumbatan kotoran dan mudah perawatan. Mengunakan pipa ½ in dan I kran satu pohon. Setiap 30 batang di control dengan kran induk untuk mengaliri 30 btg tanaman.
  19. Pemupukan dilakukan rutin seminggu sekali dengan 3 jenis pupuk. Jenis pupuknya NPK mutiara, KCL dan POC/Pupuk cair. Caranya minggu pertama NPK mutiara minggu ke dua KCL minggu ke tiga POC/pupuk cair. Jika masa pembungaan pemupukan di tiadakan sampai selesai pembungkusan buah dilanjutkan.
  20. Jambu MDH relative serangan penyakit jarang bahkan tidak ada. Yang sering ada adalah serangan hama kutu kebul/kutu putih, semut dan serangga. Pengendaliannya dengan insektisida Marshall tutup merah atau Rudal atau Matador.
  21. Pewiwilan tunas air dan daun tua/rusak dilakukan sebelum pembuahan. Tunas air pada batang utama dan cabang wajib di buang. Daun tua di wiwil pada batang yg sudah berwarna coklat atau daun rusak karena serangan hama tanaman.
  22. Pemangkasan berkala dilakukan apabila ketinggian batang lebih dari 2 meter atau lebih. Pemangkasan dilakukan dari bagian tengah tanaman. Pemangkasan dilakukan seperlunya dan berkala.
  23. Plastik pembungkus mengunakan kantong plastic bening/putih dengan ukuran 14. Terlebih dulu kantong plastiknya di lubangi dengan paku.
  24. Penyortiran buah dilakukan setelah penyerbukan terjadi dan rambutnya rontok. Dalam satu dompol cukup disisakan 3 maksimal 4 buah dipilih yang buahnya mulus tanpa bercak hitam di luar dan didalam buah. Dipilih dompolan yang mengarah kebawah saja apabila banyak pilihannya. Jumlah dompol yg dibungkus disesuaikan dengan besar kecil batang jambunya.
  25. Pembungkusan buah perlu hati-hati. Pengikatan kantongan plastic dilakukan cukup sekali ikat tetapi kuat dari terpaan angin dan hujan. Pastikan semua buah dalam satu dompol terbungkus rapi di dalam kantong plastic.
  26. Pemanen dilakukan setelah sungut/ekor/buntut buah jambu MDH berwarna hitam atau kering. Bintik-bintik gula terlihat jelas dan buah jambu berwarna buram. Pemanenan dilakukan perlahan-lahan hindari benturan yg dapat merusak kulit jambunya.

Pemateri : Ngatno, SP

Kegiatan SL Budidaya Jambu MDH Semi Grounding

Pemilik P4S Indah Jaya Farm

Ketua KTNA Kabupaten Paser

Ketua Asosiasi Penyuluh Swadaya Kabupaten Paser

Ketua IKAMAJA Kal-Tim

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga