Selasa, 16 April, 2024

Artikel Terbaru

DARUSSALAM, Beras Organik Dari Desa Suka Makmur Musi Rawas

ktnanasional.com – SUMSEL Musi Rawas.  Kelompok Tani Handayani didirikan pada tanggal 11 februari 2009 di Desa Suka Makmur Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu (BTS Ulu) Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.  Dari Muara Beliti ibukota kabupaten berjarak 150 km, bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 2,5 jam.

 

Kelompok yang diketuai Sunoto ini memulai budi daya padi organik sejak tahun 2010. Luas sawah organik yang dikembangkan 36 Hektar pada awalnya, pada tahun 2014 didaftarkan untuk sertifikasi lahan organik. Hingga pada 28 November 2017 melalui Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) Sumatera Barat secara resmi lahan sawah kelompok tani Handayani memperoleh Sertifikat Pertanian Organik untuk yang kedua kalinya.

Pertanian organik didasarkan pada penggunaan bahan input eksternal secara minimal serta tidak menggunakan pupuk dan pestisida sintetis. Praktek pertanian organik tidak dapat menjamin bahwa produk yang dihasilkan sepenuhnya bebas dari residu karena adanya polusi lingkungan secara umum seperti cemaran udara, tanah dan air, namun beberapa cara dapat digunakan untuk mengurangi polusi lingkungan. Untuk menjaga integritas produk  pertanian organik, operator, pengolah dan pedagang pengecer pangan organik harus mengacu pada standar ini.

 

Untuk memperoleh sertifikasi organik bukanlah pekerjaan yang mudah. Perlu kerja keras kelompok, komitmen serta waktu yang cukup Panjang. Kelompok Tani HANDAYANI   mempunyai tekad yang bulat dengan didukung anggota yang selalu seiring sejalan maka dalam usaha untuk pengembangan Padi  Organik.

Menurut Wancik, kepala desa Suka Makmur, pemasaran beras organik sudah dimulai sejak tahun 2016 hingga sekarang dengan merk dagang “Beras Organik Darussalam”. Ada tiga macam beras organik yang diproduksi desa Suka Makmur, beras Putih, Hitam dan Merah. Pemasarannya saat ini sudah sampai keluar wilayah kabupaten Musi Rawas.

 

Hingga saat ini luas sawah organik yag diusahakan seluas 38,8 hektar, dengan produksi 7,5 – 8 ton Gabah Kering Panen setiap hektarnya. Semua hasil dikelola oleh kelompok tani. Bumdes Suka Mamur membeli beras dari RMU milik Kelompok Tani Handayani. “Beras Putih dibeli dengan harga Rp. 12.000,- per kilo, Beras Merah Rp. 25.000,- per kilo sedangkan untuk Beras Hitam Rp. 35.000,- per kilo”, kata Wancik. (admin)

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga