Selasa, 28 Mei, 2024

Artikel Terbaru

Desa Tani Bhakti: Mengejar Potensi Pertanian Luar Biasa

ktnanasional.com – KUTAI KARTANEGARA. Kepala Desa Tani Bhakti Muhammad Amin menjelaskan potensi besar dalam sektor pertanian di wilayahnya. Desa Tani Bhakti, yang terletak di Kecamatan Loa Janan, ternyata memiliki lahan yang masih dapat dioptimalkan dengan berbagai jenis tanaman multikultural.

Menurut Amin, wilayah ini ditanami berbagai jenis tanaman multikultural, seperti cabai, tomat, sawi, dan kangkung. Yang menarik, kelompok tani di desa ini telah mengambil inisiatif kreatif dengan menjadikan pertanian sebagai tempat wisata edukasi yang menarik.

“Disini beberapa jenis tanaman multikultural dengan waktu panen yang tidak terlalu lama seperti cabai, tomat, sawi, dan kangkung,” ujar Amin, Minggu (22/10/2023).

Amin mempertegas bahwa hampir seluruh wilayah di Desa Tani Bhakti memiliki potensi pertanian yang signifikan, tetapi kesuksesan pertanian ini bergantung pada dukungan pemerintah yang tepat.

“Kalau dikelola dengan baik, pasti petani kita bisa sejahtera. Kita lihat selama ini masih banyak makanan yang disuplai dari luar daerah,” tambahnya.

Selain itu, Amin berharap agar pemerintah dan sektor swasta, termasuk perusahaan Buma, dapat berperan aktif dalam mengembangkan pertanian di wilayah ini.

Dia juga mengakui kendala yang dihadapi petani, terutama terkait dengan kurangnya alat pertanian modern yang mendukung produksi pertanian mereka. Amin telah menyampaikan masalah ini kepada dinas terkait dan berharap agar masalah tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau kendala di lapangan, dari petani sebenarnya, petani perlu dimotivasi saja untuk memproduktifkan lahannya karena masih banyak yang beranggapan petani cenderung lebih dekat dengan kemiskinan,” jelas Amin.

Amin menegaskan bahwa kolaborasi antara warga dan pemerintah dalam upaya mengembangkan sektor pertanian dapat meningkatkan pendapatan desa.

“Karena ini melalui pembiayaan Bumdes, kita memikirkan sektor-sektor usaha apa saja yang bisa kita kembangkan di desa, salah satunya adalah agrowisata,” ungkap Amin.

Kendala terkait kurangnya alat pertanian modern yang mendukung petani juga sudah disuarakan oleh Amin kepada dinas terkait, dan dia berharap langkah konkret akan segera diambil.

“Insya Allah, kata mereka, nanti akan ditindaklanjuti,” pungkas Amin, sembari memotivasi masa depan yang cerah bagi pertanian di Desa Tani Bhakti. (admin)

sumber artikel : totabuanews

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga