Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul Sebar 32 Ribu Benih Ikan Di Sungai Oya

ktnanasional.com – BANTUL, Sejak beberapa tahun terakhir ini, tidak terasa telah terjadi penurunan jumlah populasi ikan air tawar di perairan Kabupaten Bantul.

Hal ini disebabkan karena ulah manusia, tapi juga bisa karena faktor alam. Sehingga populasi ikan air tawar di berbagai sungai di Kabupaten Bantul berkurang.

Berkaitan dengan itu, Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Bantul, Kamis, 13 Juli 2023 menebar 32 ribu ekor benih ikan air tawar di Sungai Oya-Zone Sekopamioro Adventure Park dan di Wilayah Kedung Jati.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Istriyani, S.PI., MM, jenis ikan yang ditebar meliputi wader, tawes, uceng, dan nilem.

Hal ini dilakukan karena berdasarkan data yang ia miliki, beberapa tahun terakhir telah terjadi penurunan jumlah populasi ikan air tawar di perairan Kabupaten Bantul.

Hal itu disebabkan, karena aktivitas manusia maupun perubahan alam yang terjadi. “Melalui kegiatan ini kita memberikan edukasi juga kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga sumber daya ikan agar tidak terjadi pelanggaran dalam pemanfaatannya,” ujar Istriyani.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul, Istriyani Sapi, MM menebar benih ikan di Sungai Oya. (Foto: Smol.id/dok)

Oleh karena itu, di kawasan Sungai Oya pada zona Selopamioro Adventure Park juga dipasang papan larangan distructive fishing.

Distructive fishing sendiri merupakan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap atau alat bantu penangkapan ikan yang merusak sumberdaya kelautan dan perikanan.

Kegiatan penangkapan ikan yang biasa dilakukan oleh masyarakat lokal Bantul yang sebenarnya merusak ekosistem seperti penggunaan racun ikan, potas, bom, dan setrum ikan.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menghimbau seluruh masyarakat untuk menghindari perilaku-perilaku yang dapat merusak ekosistem perairan yang ada di wilayah Bntul.

“Ekosistem perairan kita itu, juga menjadi sumber kesejahteraan dan memberikan lapangan pekerjaan bagi sebagian masyarakat,” ujar Bupati Bantul.

”Oleh karena itu, penting kiranya biota sungai kita harus kita jaga kelestariannya agar ekosistem akuatik seimbang,” tambah Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. (admn/smol.id)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga