Selasa, 27 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Edi Damansyah-Maslianawati Lantik Pengurus KTNA-KWT Tabang

ktnanasional.com – KUTAI KARTANEGARA. Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Kukar Maslianawati Edi Damansyah, melantik Pengurus KTNA dan KWT Kecamatan Tabang, Selasa (10/10/23) di Balai Desa Bila Talang.

Pengurus KTNA Tabang 2023-2028 dipimpin Novelian Tiban, sedangkan pengurus KWT Kecamatan Tabang 2023-2028 dipimpin Betty Daniel.

Edi Damansyah dalam arahannya mengatakan KTNA memiliki tradisi yang luar biasa saat memilih keputusan, yaitu dengan melakukan rembuk (musyawarah) oleh seluruh anggota, sehingga keputusan yang diambil tentunya berdasarkan kesepakatan seluruh anggota KTNA.

Dengan begitu, ungkap Edi, ada satu hal yang harus terus diperbaharui yaitu data anggota KTNA yang harus terus di update setiap waktu.

“Data petani, nelayan dan juga kelompoknya harus terus diperbaharui dan ini berkaitan dengan penerimaan bantuan, karena saat ini bantuan diberikan melalui kelompok sehingga data kelompok harus terus update,” jelas Edi.

KTNA merupakan mitra pemerintah, untuk itu sebagai mitra pemerintah, maka diperlukan keseriusan untuk menangani para petani dan nelayan.

“Pemerintah tidak bisa sendiri mengurusi petani dan nelayan maka diperlukan KTNA sebagai mitra pemerintah untuk membantu,” tegasnya.

Ia juga meminta KTNA untuk terus bekerja dan fokus mengurusi para petani dan nelayan, karena bila bekerja fokus dan detail pasti akan baik hasilnya, semua pasti bisa dan hasilnya pasti bisa dimanfaatkan dengan baik.

Selain itu Edi juga meminta khusus kepada para wanita tani untuk terus menanam karena seorang petani pekerjaannya menanam.

“Wanita tani itu ya pekerjaannya menanam, minimal memberi contoh menanam di pekarangan, agar bisa memberikan contoh kepada masyarakat untuk menggerakkan masyarakat,” pintanya.

Masalah bibit, tegas Edi, tidak usah khawatir karena pemerintah melalui Dinas Pertanian akan memberikan bantuan bibit kepada para petani termasuk wanita tani. Jika belum mengerti bercocok tanam maka Dinas Pertanian dan KTNA akan membantu memberikan pendampingan dan pelatihan bagi para wanita tani.

“Bibit dan pelatihan bisa disediakan pemerintah, yang penting action terlebih dahulu, agar bisa mengajak masyarakat untuk bercocok tanam, paling tidak di areal pekarangan rumah” ungkap Edi. (admin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga