Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

Evaluasi Persiapan Penas Petani Nelayan XVI

ktnanasional.com – Jakarta.  Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani  Nelayan XVI kota Padang yang akan dibuka tanggal 10 Juni 2023, semakin intens juga rapat dan pertemuan yang dilakukan oleh Panitia Penyelenggara.

Dengan bertempat di ruang rapat Kapusluh, Senin 15 Mei 2023 diadakan rapar kecil untuk mengevaluasi kesiapan Penas XVI. Rapat dipimpin langsung oleh Kapusluh Kementan Bustanul Arifin Caya. Bersama dengan ketua umum KTNA Nasional M. Yadi Sofyan Noor, ada beberapa isu yang menjadi pembahasan serius dalam rapat tersebut.

Kapusluh menyoroti beberapa titik kritis dalam persiapan menjelang pelaksanaan Penas. Pemondokan peseta Penas di pemukiman penduduk menjadi catatan khusus, mengingat dari 21.000 peserta yang sudah mendaftar tidak semua peserta akan menginap di pemondokan. Terutama peninjau dan pejabat tentunya akan menginap di hotel hotel yang ada di kota Padang.

Untuk pemondokan peserta sampai saat rapat digelar, belum semua provinsi menyerahkan data peserta kontingen, terutama jumlah yang akan menginap di pemondokan dan yang akan menginap di hotel. Data laki laki dan perempuan dari setiap kontingen diperlukan tuan rumah untuk penempatan peserta.

Sementara dari sekitar 6.000 kamar hotel yang ada di kota Padang, saat ini sudah banyak yang di booking. Sehingga dari tim pendahulu dari beberapa provinsi yang melakukan kunjungan ke Padang kesulitan mencari kamar hotel untuk pejabat dan peninjau dari provinsi mereka yang nantinya akan hadir di kota Padang.

Membahas persiapan untuk kedatangan Presiden RI, disepakati untuk pro aktif menelusuri sampai dimana proses surat yang dikirim ke Istana Negara. Mengingat untuk kedatangan Presiden tentu banyak Hal yang harus dipersiapkan, terutama koordinasi pengamanan dengan aparat di daerah.

Terkait dengan rencana kedatangan Presiden RI Joko Widodo, ketua umum KTNA menyampaikan agar pada saat rapat di Padang pada tanggal 17 Mei nanti supaya segera dibahas bersama dengan pemerintah Sumatera Barat dan Kota Padang sebagai Panitia pelaksana Penas XVI.  Sofyan menyampaikan agar rundown acara supaya lebih dipertajam, mengingat upacara pembukaan dan kegiatan Penas dilakukan di fasilitas militer, Lanud Sutan Sjahrir.

Hal senada disampaikan oleh Kapusluh, Jam berapa peserta harus mulai di mobilisasi dari pemondokan, serta pintu masuk mana saja yang akan dipergunakan.  Mengingat standar pengamanan Presiden, jalur pintu untuk masuk dilengkapi dengan metal detector, ini tentu butuh waktu untuk peserta masuk ke tempat upacara pembukaan. Sehingga jumlah pintu masuk yang akan disediakan oleh otoritas lanud menjadi sangat penting.

Dalam rapat terbatas yang juga dihadiri oleh panitia dari kementan, disepakati JUKNIS Penas harus segera diselesaikan. Mulai dari Bidang I hingga VI, untuk itu pada rapat kedepan harus duduk bersama dengan panitia pelaksana kota Padang, mengingat tugas membuat JUKNIS Penas XVI menjadi tanggung jawab Panitia Pelaksana. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga