Sabtu, 24 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Gelar Ekspo Pertanian Terbesar di Sragen, KTNA Targetkan 7.000 Pengunjung

ktnanasional.com – SRAGEN. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sragen akan menggelar acara bertajuk “KTNA Sragen The Exporience 2023” di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen pada Kamis-Sabtu (5-7/10/2023) besok. Ekspo pertanian terbesar di Sragen itu ditargetkan bisa menghadirkan 7.000 orang pengunjung.

Pameran pertanian dua tahunan itu akan jadi kali keempat yang diadakan KTNA Sragen sejak 2016 lalu. Untuk agenda 2024 dimajukan menjadi 2023 ini.

Penanggung jawab stan Panitia KTNA Sragen The Exporience 2023, Sutardi, mengungkapkan stan dalam ekspo itu terbagi menjadi stan utama sebanyak tiga unit, stan indoor sebanyak 49 unit, dan stan outdoor sebanyak delapan unit.

Sebanyak 49 stan indoor di antaranya akan diisi oleh 20 KTNA tingkat kecamatan, enam kelompok tani wanita (KTW), dan Asosisasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Sragen. Selain itu oleh KTNA Kabupaten Sragen, Lazismu,  properti, BPJS Keternagakerjaan, dan sisanya untuk formulator di Sragen.

“Nanti untuk stan kuliner ada delapan unit. Kami berharap para formulator di Sragen dapat berkontribusi dalam ekspo pertanian terbesar di Sragen ini. Seperti formulator produk dari PT Catur Agrodaya Mandiri (UPL Indonesia), PT Buyer, PT Tunas Agro, dan formulator lainnya,” ujarnya.

Sejumlah pihak yang sudah memastikan bergabung dalam ekspo di antaranya PT Mitra Kreasi Darma, PT Agrimakmur Pertiwi, dan PT Saprotan Utama. Selain itu PT Java Green, PT Darma Guna Wibawa, PT Bisi, PT Biotis, PT Indotani, PT Sigenta, dan PT Global Nutri Agrinusa. Ekspo tersebut juga didukung PT Pupuk Indonesia, Perum Bulog dan PT Maxi Indonesia Mandiri.

Ketua KTNA Sragen, Suratno, menjelaskan ekspo edisi keempat ini sedianya digelar 2024. Berhubung tahun depan merupakan tahun politik maka ekspo dimajukan pada 2023 ini.

“Kami mengusung tema Menuju Kedaulan Pangan Indonesia dan Rembug Paripurna. Ekspo ini diharapkan bisa melahirkan kebijakan pertanian yang berpihak kepada kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Dalam ekspo itu nanti diharapkan juga terbentuk kerja sama antarpemangku kepentingan di sektor pertanian dalam arti luas,” ujar Suratno.

Pertemukan Petani dan Stakeholder

Maksud dari pertanian dalam arti luas itu mencakup pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Suratno mengatakan ekspo ini juga bertujuan supaya terjadi transaksi ekonomi antara konsumen dan produsen, konsumen dan industri pertanian serta aneka produk lainnya. Dia menginginkan dalam forum ekspo itu petani bisa berbagi cerita tentang keberhasilan dan kegagalan mereka.

“Ekspo ini diadakan lantaran keberhasilan ekspo di 2022. Pada tahun lalu, KTNA ekspo bisa terjadi transaksi ekonomi pertanian dan menghasilkan kerja sama antara KTNA dan pemangku kebijakan serta produsen pertanian. Kami menargetkan bisa mendatangkan 7.000 pengunjung selama tiga hari itu. Itu target minimal. Setiap pengunjung yang hadir nanti ada registrasi di gerbang masuk dan ada undian doorprize menarik setiap harinya,” jelas Suratno.

Suratno sudah menyiapkan strategi untuk mendatangkan banyak pengunjung. Di antaranya dengan meminta pengurus KTNA Kecamatan mempromosikan sekaligus mendatangkan petani dari wilayah masing-masing agar hadir di pameran tersebut. Panitia juga memasang baliho dan 40 lembar spanduk di sejumlah lokasi strategis di 20 kecamatan.

Ketua KTNA Sumberlawang, Sragen, Joko Supangianto, menyampaikan ada pembagian kunjungan ke ekspo KTNA. “Jadi ada yang datang pagi, siang, dan sore. Nanti setiap pengunjung yang hadir mendapat kupon dan setiap malamnya diundi. Hadiahnya macam-macam dan ada hadiah pompa air,” katanya.

Sponsor utama kegiatan ini adalah PT Pupuk Indonesia, Perum Bulog dan PT Maxi Indonesia Mandiri. (admin)

Artikel ini telah tayang di soloraya.solopos.com

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga