Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

GERAKAN TANAM PADI ORGANIK DI ACEH TAMIANG

ktnanasional.com – NAD Aceh Tamiang. Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan kabupaten Aceh Tamiang provinsi Nangroe Aceh Darusalam (NAD) menggelar gerakan tanam padi organik di Desa Paya Rahat  kecamatan Banda Mulia (07/12/2022). Program padi organik diharapkan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di kabupaten itu.

Pemerintah Aceh terus memperluas pengembangan padi organik di sejumlah daerah di Aceh salah satunya adalah kabupaten Aceh Tamiang. Pada tahun ini dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang telah melakukan pembinaan terhadap poktan Tani Jaya di desa Tanah Terban seluas 8 hektar dan Poktan Serasi di Desa Palawan kecamatan Karang Baru kabupaten Aceh Tamiang seluas 10 hektar. Kedua kelompok tani tersebut telah dilakukan proses sertifikasi padi organik oleh Seloliman dan mendapatkan label padi organik.

Kabid tanaman pangan Safrizal mengatakan bahwa padi organik itu mempunyai nilai tambah ekonomi dan juga kesehatan dan juga ramah lingkungan, harga jualnya sangat bagus kemudian dikonsumsi juga bagus untuk kesehatan kemudian dia budidayanya juga tidak begitu sulit sama seperti padi biasa dan dia berimplikasi pada ramah lingkungan.

“Kami mewakili  kepala dinas Pertanian provinsi dari pemerintah Aceh terus mendorong memberi semangat kepada kabupaten terutama Aceh Tamiang, yang sudah melakukan budidaya padi organik ini agar tidak berhenti sampai di sini”, tandasnya.

Staf ahli bupati Aceh Tamiang Yunus berharap agar kabupaten yang sudah menjadi salah satu kawasan pengembangan padi organik di Aceh. Apalagi pada tahun lalu program serupa juga telah dilaksanakan gerakan tanam padi organik sejak tahun 2021. Alhamdulillah dinas teknis terkait kabupaten  Aceh Tamiang telah meneruskan program Bupati ini, supaya Aceh Tamiang memiliki beras organik. “Beras organik pasti sehat, Beras Sehat belum tentu organik”, ujar Yunus.

Komala Suheri, anggota kelompok tani Paya Rahat menyampaikan meski menguntungkan namun petani di Desa kampung Paya Rahat mengaku ada sejumlah tantangan yang dihadapi dalam budidaya padi organik. Bertanam padi organik ini memang sangat besar tantangannya. Kita tidak  boleh pakai herbisida dan hal hal lain yang bertentangan dengan konsep penanaman padi organik.

“Tapi karena kami cinta dengan organik ya pelan-pelan kami laksanakan itu Pak, Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan pertanian organik bersinergi dengan program pemerintah Aceh yang dicanangkan pada tahun 2021”, kata Suheri.

Sementara itu Yogi Syahputra ketua KTNA Kabupaten Aceh Tamiang saat di hubungi Medkominfo KTNA Nasional menyampaikan kalau beras organik di Aceh Tamiang, konsumen belum terbiasa untuk menkonsumsi beras organik, sehingga pada saat panen hasil panen tidak bisa terserap semua. Namun Saat ini sudah ada restauran di kota Medan yaitu KFC yang siap menampung beras organik hasil produksi petani Aceh Tamiang.

“Secara administrasi memang Aceh Tamiang masuk wilayah NAD, tetapi karena letaknya di perbatasan dengan provinsi Sumut, maka perdagangan masyarakat Aceh Tamiang lebih banyak yang ke Medan, karena lebih dekat”, kata Yogi. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga