Minggu, 21 April, 2024

Artikel Terbaru

HESMON PANDILI TERPILIH MENJADI KETUA KTNA KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN SULAWESI TENGAH

ktnanasional.com – SULTENG Salakan. Rembug Paripurna KTNA Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, telah berlangsung tanggal 13 – 14 Desember 2022. Rembug dilaksanakan di hotel Barata kota Salakan yang merupakan ibu kota kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). Rembug dilaksanakan untuk memilih dan menyusun kepengurusan KTNA Periode masa bakti 2022-2027.

Acara di hadiri oleh ketua KTNA Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Dinas Peternakan,serta  dinas Ketahanan Pangan kabupaten Bangkep. Perwakilan dari 13 Kecamatan masing masing diwakili oleh Ketua, sekretaris dan Bendahara. “Lengkap, dari seluruh pengurus KTNA perwakilannya hadir, dinas instasi terkait juga hadir” kata Feny Piantin Ketika dihubungi Medkominfo KTNA Nasional.

Dalam sambutannya kepala dinas TPHP mengajak kepada semua pengurus KTNA di semua tingkatan untuk bisa jadi mentor kepada petanj yang lainnya dan juga mengembangkan usaha tani yang sesuai dengan kondisi iklim dan geografis di wilayah masing masing. Ternak sapi dapat dikembangkan karena Bangkep memiliki iklim yang sesuai untuk beternak. Komoditi lokal seperti Ubi Banggai yang tidak ada di tempat lain, bisa dipromosikan untuk menjadi komoditi unggulan kabupaten.

Kabupaten Banggai Kepulauan adalah salah satu kabupaten yang terdapat di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah Salakan. Kabupaten ini sebelumnya merupakan kesatuan wilayah dengan Kabupaten Banggai. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1999 menetapkan pulau-pulau di tengah lautan tersebut menjadi daerah otonom Banggai Kepulauan, sementara kabupaten induk tetap disebut Kabupaten Banggai dan pemekarannya disebut Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). Sebesar 85 persen masyarakat Bangkep berusaha di sektor pertanian dan perikanan.

Sementara itu Yvone Kasese ketua KTNA Provinsi Sulawesi Tengah dalam sambutannya sewaktu membuka secara resmi rembug paripurna mengatakan, KTNA sebagai mitra pemerintah harus berkolaborasi dengan dinas teknis yang menjadi pembina organisasi. “Secara kelembagaan, organisasi KTNA harus dibentuk sampai ke tingkat desa dan harus bisa dirasakan keberadaannya”, kata Yvone.

Ketua terpilih Hesmon Pandili seorang  petani cengkeh dan kelapa dalam pidato setelah terpilih mengatakan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SMD) terkhusus petani milenial menjadi program utama. (fp/admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga