Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

Irjen Kementan Jan Maringka: 20 Persen Dana Desa Harus Dialokasikan untuk Program Pertanian

ktnanasional.com – MANADO, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian, Jan S Maringka mengatakan, menjaga ketahanan pangan adalah peran bersama semua pihak.

“Ketika kita menjaga ketahanan pangan secara bersama-sama maka kita telah mewujudkan kedaulatan pangan seperti apa yang kita cita-citakan,” kata Maringka dalam Dialog Jaga Pangan di Pendopo Wali Kota Kotamobagu, Rabu (28/06/2023).

Kementerian Pertanian, kata dia tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, peran pemerintah daerah dan aparat penegak hukum harus dilakukan secara bersama-sama.

“Karena apa? Menjaga pertanian adalah menjaga hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Menurutnya, petani dan nelayan adalah garda terdepan menjaga kebutuhan pangan 280 juta rakyat Indonesia.

“Itulah kekuatan pertanian kita yangmemberikan kontribusi penuh saat pandemi Covid-19,” katanya.

Ia menyentil, ada ketentuan Menteri Keuangan terkait dengan pemanfaatan dana desa minimal 20 persen dapat dialokasikan kepada kegiatan-kegiatan pertanian. Artinya, kata Maringka, anggaran yang ada di Kementerian Pertanian sendiri tidak cukup.

“Harus kita jaga bersama-sama, harus kita awasi, harus bersinergi dan nanti inspektorat bersama-sama mengingatkan bahwa ayo dialokasikan sebagai bentuk keberpihakan terhadap kegiatan-kegiatan pertanian,” ujarnya.

Data Kementan, pertanian merupakan sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi Covid-19. Pada tahun 2022 sektor ini berkontribusi 12 persen dari PDB Indonesia (BPS 2023). Sektor ini juga mampu menyerap 31 juta tenaga kerja (25 persen) dari total angkatan kerja (BPS 2023). Nilai ekspor pertanian di tahun 2019 sebesar Rp 390 triliun. Kemudian, meningkat di tahun 2020 sebesar Rp 451 triliun atau naik 15,8 persen. Lalu, naik lagi di tahun 2021 sebesar Rp 616 triliun (naik 35,4 persen) dan di tahun 2022 sebesar Rp 658 triliun (naik 6,8 persen).

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang terus membantu memperkuat sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Terima kasih untuk dialog jaga pangan ini, terima kasih pula karena sudah memberikan bantuan bagi para petani di Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Sektor pertanian di Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya, kata Tatong, ikut memberikan kontribusi terhadap ketersedian komoditaa beras di Sulawesi Utara. Karena itu Tatong optimistis, kontribusi Kementan membantu memperkuat sektor tersebut akan membantu menjaga ketahanan pangan di Kotamobagu dan Sulawesi Utara.(ndo)

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga