Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Jejak 2023 : Impor Beras Gagal Menyelamatkan Lonjakan Harga

ktnanasional – JAKARTA. Meskipun pemerintah telah melakukan impor, harga beras terus meroket sepanjang tahun 2023, menciptakan dinamika pasar yang menegangkan.

Turbulensi krisis beras di Indonesia semakin mengguncang mayoritas masyarakat sepanjang tahun ini. Gejala krisis ini telah muncul sejak akhir 2022, dengan Perum Bulog memberikan sorotan pada kesulitan mereka dalam mengakuisisi beras dari petani karena stok yang terbatas.

Gudang Bulog hanya menyimpan 651.437 ton beras dari target cadangan nasional yang seharusnya mencapai 1,5 juta ton pada pertengahan November 2022. Saat itu, Nakhoda Bulog, Budi Waseso (Buwas), mengusulkan langkah alternatif kepada pemerintah untuk mengatasi krisis stok dengan melakukan impor beras.

“Kedatangan (beras impor) harus segera dilakukan karena beberapa negara telah menutup atau mengurangi produksi pertanian, terutama beras,” ungkap Buwas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR-RI di pertengahan November 2022.

Usulan Bulog untuk impor beras pada akhir 2022 akhirnya mendapatkan lampu hijau. Kementerian Perdagangan secara resmi memberikan izin impor sebanyak 500.000 ton kepada Bulog untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Namun, sayangnya, begitu memasuki tahun 2023, polemik seputar beras semakin memanas. Stok gabah yang menipis di kalangan petani mendorong kenaikan harga gabah dan beras secara perlahan.

Pada Maret 2023, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi mengumumkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk beras melalui Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) No. 7/2023. HET beras medium ditetapkan dalam kisaran Rp10.900 hingga Rp11.800 per kilogram, sementara HET beras premium berkisar antara Rp13.900 dan Rp14.800 per kilogram.

Tidak hanya itu, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras di tingkat petani juga mengalami kenaikan menjadi Rp5.000 per kilogram dari sebelumnya Rp4.200 per kilogram. Penyesuaian HET dan HPP ini dilakukan selama periode panen raya 2023.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri mengungkapkan keheranannya atas lonjakan harga beras yang terjadi saat panen raya. “Kita lihat, ini kan masih panen raya, logikanya panen raya suplainya banyak, mestinya harga turun. Nah ini kok ndak? Maka akibat dari permasalahan ini sedang kita cari,” ujar Jokowi, menyoroti paradoks yang muncul di tengah kelimpahan panen raya.

Tak lama setelah pemerintah mengumumkan peningkatan HET beras dan HPP gabah, keputusan untuk mengimpor beras kembali diberlakukan. Pada tanggal 24 Maret 2023, yang bertepatan dengan panen raya, Presiden Jokowi menyetujui impor sebanyak 2 juta ton beras. Bulog diberi tanggung jawab untuk melakukan impor beras secara bertahap hingga akhir Desember 2023. Keputusan pemerintah ini didasarkan pada rencana pelaksanaan program penyaluran bantuan sosial (bansos beras) kepada 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM), serta untuk stabilisasi harga melalui operasi pasar.

Alasan di balik impor beras sejumlah besar ini terkait dengan pelaksanaan program bansos beras, di mana Bulog diharapkan untuk menyediakan sekitar 210.000 ton setiap bulannya atau sekitar 640.000 ton selama periode tiga bulan program bansos beras. Tujuan utama dari langkah ini adalah mendukung kestabilan harga dan memastikan ketersediaan beras untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Harga Tetap Merangkak

Namun sayangnya, lonjakan harga beras di dalam negeri tetap tidak mereda meskipun telah dilakukan impor sebanyak 2 juta ton, pelaksanaan bansos beras, dan operasi pasar. Kondisi ini semakin diperparah dengan munculnya fenomena El Nino yang memberikan dampak negatif pada produksi beras di dalam negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa produksi beras pada tahun 2023 turun menjadi 30,9 juta ton, dibandingkan dengan produksi pada tahun 2022 yang mencapai 31,54 juta ton.

Merujuk pada data Panel Harga Pangan dari Bapanas, rata-rata harga beras pada bulan Januari 2023 mencapai Rp11.550 per kilogram, menunjukkan kenaikan sebesar 6,64% (yoy) dari harga pada Januari 2022 yang sebesar Rp10.830 per kilogram.

Begitu pula, harga beras pada bulan Desember 2023 mencapai Rp13.180 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar 16,22% (yoy) dari harga pada Desember 2022 yang sebesar Rp11.340 per kilogram. Dalam periode satu tahun terakhir, dari Januari hingga Desember 2023, harga beras mengalami kenaikan sebesar 14,11% (ytd), mencerminkan tantangan serius dalam mengendalikan inflasi pangan di tanah air.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Agustus 2023, harga beras mengalami inflasi tahunan tertinggi dalam delapan tahun terakhir. Tingkat inflasi beras sebesar 13,76% (year-on-year/yoy) pada Agustus 2023 merupakan yang paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Terakhir kali terjadi inflasi beras secara tahunan yang cukup tinggi adalah pada Oktober 2015, mencapai 13,44% [yoy],” ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, pada Jumat (1/9). Dengan tingkat bulanan sebesar 1,43%, inflasi beras pada Agustus 2023 mencapai titik tertinggi sejak Maret 2023, di mana pada Februari 2023 harga beras mengalami inflasi sebesar 2,34%.

Tantangan harga beras yang terus melonjak membuat pemerintah semakin waspada terhadap potensi dampak yang berkepanjangan dari fenomena El Nino. Sejalan dengan itu, Presiden Jokowi kembali menyetujui kuota impor beras tambahan sebanyak 1,5 juta ton pada tanggal 9 Oktober 2023. Keputusan tersebut disertai dengan rencana pemerintah untuk memperpanjang program bansos beras hingga Juni 2024.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa panen raya di semester II/2023 belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras nasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu menambah stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog sebanyak 1,5 juta ton lagi hingga akhir tahun 2023. “Namun, memang masih kurang, sehingga dari stok yang ada di Bulog saat ini sebanyak 1,7 juta ton masih perlu ditambah lagi, kira-kira sekitar 1,5 juta ton hingga akhir tahun,” ungkap Jokowi. (admin)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga