Sabtu, 24 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Kelompok Tani Kuat Sihir Manfaatkan Lahan Gambut Mampu Hasilkan 8 Ton Sayur per Hari

ktnanasional.com – PONTIANAK. Di hamparan lahan seluas setidaknya 20 hektare ini, setiap harinya para petani dengan semangat melakukan berbagai aktivitas pertanian, seperti menyemai, menanam, hingga memanen berbagai jenis sayur, seperti sawi, kangkung, bayam, selada dan lain sebagainya.

Lahan yang dikelola Kelompok Tani Kuat Sihir atau Kampung Gambut Siantan Hilir di Jalan Dharma Putra Dalam, Pontianak Utara, Kalimantan Barat ini, merupakan jenis lahan gambut, yang banyak terdapat di kawasan tersebut.

Lahan gambut yang kerap terjadi karhutla di saat musim kemarau, justru mampu dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani ini, untuk menghasilkan sayur mayur berkualitas.

Bahkan, dari lahan gambut ini, kelompok tani mampu menghasilkan 6 hingga 8 ton sayur per hari, untuk disuplai ke beberapa pasar tradisional di Pontianak dan beberapa wilayah di Kalbar.

Namun, kondisi cuaca sering kali menjadi tantangan para petani di lahan gambut. Sebab jika memasuki musim penghujan, kondisi lahan yang kerap tergenang banjir, menyebabkan sayur mati dan mengakibatkan gagal panen.

Selain kondisi cuaca, ketersediaan pupuk juga sempat menjadi salah satu kendala para petani. Sehingga petani berinisiatif menggunakan pupuk kompos dari sisa-sisa sayur maupun kotoran hewan, yang justru membuat sayur-sayur yang dihasilkan petani di kawasan ini berkualitas dan sehat.

Walaupun hasil panen yang dihasilkan melimpah dan banyak disuplaii ke pasar-pasar tradisional di beberapa wilayah Kalbar, penghasilan yang didapatkan justru dirasa tidak dapat menyejahterakan para kelompok tani, yang beranggotakan 285 KK ini.

Hal itu dikarenakan, harga jual sayur ke pedagang-pedagang sayur di pasar tradisional masih rendah. Dengan kondisi ini, masyarakat mencari solusi lain dengan membentuk koperasi, serta memperbanyak jenis tanaman bernilai jual tinggi lain, seperti sorgum, kedelai jepang, labu jepang dan lain-lain.

Upaya ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan kelompok tani pada anggaran dari dinas-dinas terkait, sehingga diharapkan dapat membantu menyejahterakan warga maupun kelompok tani di Kuat Sihir. (admin)

artikel ini telah tayang di kompastvpontianak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga