Jumat, 31 Mei, 2024

Artikel Terbaru

Kementan Lepas 61 Pemagang Program YESS Ke Taiwan

ktnanasional – BOGOR. Sebanyak 61 peserta magang Program YESS kembali dikirimkan ke Taiwan. Pengukuhan dan pelepasan peserta magang Taiwan Batch-4 Program YESS tahun 2024 dilakukan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi di BBPMKP Ciawi, Sabtu, (20/4).

Dihadapan para peserta magang, Kepala BPPSDMP mengatakan para peserta magang adalah duta Republik Indonesia yang mewakili bangsa Indonesia, sehingga gerak gerik yang dilakukan selama melakukan kegiatan magang adalah gerak gerik orang Indonesia.

Karena itu Dedi Nursyamsi meminta para peserta magang untuk bekerja keras dan menyerap ilmu yang didapat. “Tugas kalian disana kerja sebaik baiknya, jangan cari masalah fokus saja” tegas Dedi.

Kepada para peserta magang Dedi memberikan pengalamannya ketika menimba ilmu di Jepang. “Saya pernah mengikuti pendidikan di Jepang, dan nasihat profesor saya yang pertama segera berdaptasi dengan iklim, cuaca, kondisi suhu, musim dan sebagainya” ungkap Dedi.

Dedi menambahkan yang kedua ialah segera beradaptasi dengan makanan, dan yang ketiga segera buatlah pertemanan sebanyak-banyaknya, mulai dari teman kerja, pimpinan, juga masyarakat disana.

“Jadi bagaimana kita berkomunikasi dan bersilaturahmi sama orang Taiwan dan orang-orang luar Taiwan Intinya bahasa. Setiap kosakata yang kalian mengerti ucapkan dan praktekkan, sehingga nanti bisa merangkai kalimat, sampai akhirnya bisa berkomunikais dan bisa bercerita dalam bahasa Taiwan sehingga kita bisa mempunya teman sebanyak-sebanyaknya.” jelas Dedi.

Dikatakan Dedi, selain bekerja dalam kegiatan magang, petani milenial di Taiwan juga harus belajar agribisnis dari hulu sampai hilir.

“Hulu bagaimana mempersiapkan sarana prasana pertanian termasuk urusan benih, pupuk, alsintan dan modal. Di onfarm bagaimana mempesiapkan lahan, pemerliharan sampai dengan panen dan pasca panen mulai dari cleaning, grading, packaging, sampai pemasaran” ungkapnya.

Lebih lanjut diungkapkan Dedi yang ingin diraih dalam kegiatan magang ini adalah bagaimana menciptakan para pelaku agribisnis di Indonesia, terutama para petani milenial.

“Magang Jepang, magang Taiwan makin hari makin banyak jumlahnya dan saya juga berharap melesat juga kualitasnya. Sehingga ketika kembali ke tanah air para peserta bisa menjadi petani  pengusaha milenial yang tangguh” harap Dedi.

Sementara itu Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa peserta magang Taiwan batch 4 tahun 2024 berjumlah 61 orang yang datang dari beberapa Kabupaten di Jawa Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Barat.

Para peserta magang yang akan berangkat, menurut Santi sudah dilakukan seleksi dengan ketat mulai dari psikotes, pelatihan bahasa dan berbagai kegiatan lainnya yang diselenggarakan Polbangtan Malang.

“Peserta ini tentu saja yang sudah siap magang ke Taiwan dan membawa nama baik bangsa dan negara untuk melakukan magang disana.” Ungkapnya.

Santi berharap nantinya para peserta bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan serta teknik-teknik pertanian yang memadai dari Taiwan, sehingga pada saat pulang bisa diterapkan di tanah air. (admin)

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga