Jumat, 19 April, 2024

Artikel Terbaru

Ketua KTNA kabupaten Jember sosialisasi program RMS bersama ADPI

Ktnanasional.com – JATIM Jember.  Memulai kepemimpinannya sebagai ketua KTNA kabupaten Jember yang baru periode (2023-2028) Moh. Sholeh Sumdafa lakukan rapat perdana dengan silaturahmi dan rapat kordinasi, sosialisasi Aplikasi RMS (Retail menejemen sistem) kios bersama, bertempat di aula dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura kabupaten Jember Senin (8/5/2023)

Hadir dalam acara sosialisasi program RMS tersebut di antaranya, dinas pertanian pangan dan holtikultura kabupaten Jember, puluhan anggota KTNA kabupaten Jember, Gapoktan dan para pemilik kios yang ada di kabupaten Jember beserta Asosiasi distributor pupuk Indonesia kabupaten Jember

Menurut keterangan Soleh nama akrab panggilan Ketua KTNA kabupaten Jember yang baru terpilih tersebut ketika di tanya seputar pelaksanaan program RMS ” KTNA kabupaten Jember sangat mendukung atas di gulirkanya program RMS oleh pemerintah pusat ” akunya

“Karna dalam program RMS tersebut akan di munculkan nama, alamat dan luas areal pasti yang di miliki oleh para petani yang ada di kabupaten Jember ” terangnya

Dalam kesempatan tersebut Soleh juga menerangkan untuk struktur di KTNA kali ini dirinya menambahkan dua bidang yang baru di organisasi KTNA diantaranya bidang hukum/advokasi dan bidang badan penanggulangan SAR KTNA

“Keduanya tersebut kita lakukan diantaranya untuk melindungi seluruh anggota KTNA ketika ada masalah hukum dan tim SAR KTNA adalah bertugas ketika para petani mengalami hal hal yang bersifat kebencanaan”, kata Soleh

Kebencanaan tersebut diantaranya di katagorikan musim banjir,kekeringan, penanggulangan hama dan antisipasi juga untuk menanggulangi ketika petani kesulitan pupuk.

Sedangkan di tempat yang berbeda kepala bidang sarana dan prasarana dinas pertanian kabupaten Jember Sriadyanti ketika di tanya seputar pelaksanaan program RMS tersebut mengatakan Program RMS tersebut di gulirkan secara resmi oleh kementerian pertanian per April 2023. “Dan terkait pelaksanaanya dinas pertanian melalui penyuluh sampai hari ini masih kesulitan dalam melakukan pendataan”, kata Yanti.

Dirinya juga menambahkan mungkin efektifnya program RMS tersebut baru bisa maksimal di laksanakan di kabupaten Jember pada Ahir tahun 2023 atau awal tahun 2024.(*)

 

 

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga