Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

Komisi II Minta Pemda KSB Beri Bonus Ke KTNA Peraih Juara 1 Nasional

ktnanasional.com SUMBAR-Padang, Dalam ajang temu karya nasional kontak tani nelayan andalan (KTNA) Kabupaten Sumbawa Barat yang mewakili NTB meraih peringkat 1 Nasional di Penas KTNA di kota Padang.

Teknologi yang diciptakan adalah Isian Pemadatan Baglog (Ispalog) merupakan sebuah teknologi sederhana, mudah dibuat, harga murah, cukup efektif dalam membantu budidaya petani jamur. Rupanya Teknologi karya Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ini mampu menghipnotis tim penilai serta menjadi motivasi petani Indonesia, dalam rangka mendukung produktifitas pertanian dalam masa mendatang di negeri ini.

Karya Petani Nelayan Andalan (KTNA) di PENAS tahun 2023 yang di nilai pada Selasa, (13/6/2023), tim NTB yang diwakili KSB berhasil meyakinkan dewan juri dalam pemaparan dan presentasi karyanya, sehingga menghantarkan tim NTB menduduki peringkat ke 1 Nasional menyisihkan 21 peserta lainnya Se-Indonesia.

Kepala Dinas Pertanian KSB melalui kepala bidang penyuluhan Dinas Pertanian KSB Hasan Basri, SP menyatakan, kalau karya Ispalog KTNA KSB telah dinyatakan juara nasional dan merupakan tantangan baru bagi KSB.

Dimana karya ini telah mampu memukau para dewan juri dan petani lainya di Indonesia dari pemaparannya, namun dalam aplikasinya tentu harus lebih dari apa yang kita sampaikan. “ini adalah spirit dan motivasi bagi kita orang KSB, semoga kedepan karya atau teknologi ini dapat kita tingkatkan lagi untuk lebih baik dan berkembang,” ujar Hasan Basri kepada media ini di Padang melalui telpon seluler miliknya.

Dikatakan Hasan Basri untuk pengembangan teknologi andalan ini tentu harus disuport oleh semua pihak di daerah ini, seperti Pemerintah daerah, DPRD dan petani itu sendiri. “Insya Allah sepulang dari Penas ini kami dari dinas akan melakukan kordinasi dan konsultasi kepada semua pihak dalam rangka pemanfaatan teknologi yang telah mengharumkan nama KSB dan Provinsi NTB ini,” terang Hasan.

Disamping itu, Hasan Basri berharap kepada pemerintah daerah agar teknologi karya anak KSB ini dapat segera di buat hak ciptanya, sehingga tidak disabotase oleh pihak lain atau daerah lain sebab karya ini murni ciptaan putra KSB. “Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk segera mengurus hak patennya, dikhawatirkan alat ini telah di browsing dimana mana, namun yang menciptakan teknologi ini tidak ada,  sehingga alat ini muda di sabotase hak ciptanya oleh orang lain,” tutur Hasan Basri.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD KSB Aheruddin sidik, SE., ME yang di mintai tanggapannya seputar Penas ini, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih KTNA KSB sehingga mampu keluar sebagai juara nasional dalam kegiatan Penas 2023 di Padang.

“Kami dari komisi II, sangat bangga atas perolehan ini, dimana petani kita mampu mempresentasikan karyanya secara baik dan meyakinkan para dewan juri,” ungkap politisi muda 3 periode ini.

Disebutkan Aher, komisi II DPRD juga sedang berada di Padang untuk memberikan suport agar petani KSB yang menjadi peserta Penas ini dapat lebih bersemangat dan semakin percaya diri. “Kami juga dari komisi dua ikut memberikan support dan mendampingi peserta Penas dari KSB,” terang Aher.

Untuk itu, aher berharap kedepan agar karya teknologi Ispalog ini mendapatkan apresiasi dari pemda KSB dan meminta agar alat ini dapat terus dikembangkan di bumi pariri lema bariri untuk lebih baik dari saat ini. “Kami meminta Pemda Sumbawa barat untuk memberikan apresiasi dalam bentuk bonus kepada para juara dan meminta dinas terkait agar menjadi atensi serius untuk pengembangannya, karena ini sudah menjadi perhatian nasional,” harap aher. (LNG05)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga