Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

KTNA JATIM MENJADI NARA SUMBER DI WORKSHOP MEMBANGUN JEJARING DAN PENGEMBANGAN BISNIS, POLBANGTAN MALANG

ktnanasional.com – JATIM Malang.  Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menggelar workshop membangun jejaring dan pengembangan bisnis pada 3-4 Desember 2022. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun ekosistem usaha pertanian, sehingga membuka kesempatan luas untuk pengembangan bisnis, khususnya petani milenial. Polbangtan Malang merupakan UPT pendidikan di bawah kementerian Pertanian RI.

Workshop diikuti puluhan peserta yang bergerak di bidang usaha pertanian, di antaranya Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA), Kadin, KTNA, hingga korporasi Program Youth Entrepreneur and Employment Support System (Program YESS).

Setya Budhi Udrayana direktur Polbangtan Malang, mengatakan Workshop ini menjadi penting karena bunyinya adalah membangun jejaring untuk agribisnis. Yang kita kerjakan adalah kita membangun anak-anak muda supaya mau berusaha di bidang pertanian, menjadi entrepreneur di bidang pertanian. Akan tetapi ketika mereka sudah di on farm bagus, nextnya bagaimana ?? nah ini yang kita ingin menyediakan jajaring komunikasi terutama pasar dulu harus ada, kemudian baru mereka bisa memproyeksikan apa yang akan diperlukan. Oleh karena itu kita menghadirkan Pasar Komoditi Nasional (PASKOMNAS), KADIN dan KTNA Provinsi Jawa Timur dan kita diskusi disini apa yang akan dibangun di Jawa Timur untuk petani milenial khususnya.

“Tujuan Workshop untuk membangun ekosistem usaha pertanian, sehingga membuka kesempatan luas untuk pengembangan bisnis khususnya petani milenial. Menjadi harapan bagi masa depan sektor pertanian di Indonesia khususnya di Jawa Timur, namun masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi para petani milenial salah satunya pemasaran produk yang masih terbatas”, Ujar Direktur Polbangtan Malang

 

Ahmad Prayogo Sekretaris KTNA Provinsi Jatim saat Workshop

Pada workshop tersebut, Ahmad Prayogo, SH. Sekretaris KTNA Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa KTNA adalah mitra pemerintah yang selalu memberikan dukungan dan masukan kepada program program pemerintah.  Dengan adanya petani milenial baik DPM ataupun DPA diharap selalu berinovasi dan mampu untuk menerima penyebaran tehnologi informasi yang berkembang pesat saat ini. Petani milenial adala jawaban persoalan regenerasi petani di Indonesia.

“Perlu adanya kolaborasi antara DPM/DPA, KTNA dan pelaku usaha yang tergabung di dalam  KADIN yang di dukung PASKOMNAS sebagai solusi pemasaran, untuk itu  perlu di bentuk wadah kooporasi di dalam ekosistem baik secara wilayah maupun komoditas”, kata Prayogo (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga