Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

KTNA Minahasa Utara, BRIN dan Kadis Pertanian Bertemu Bupati JG, Bahas Pengembangan Kelapa Genjah Jingga Ganda

ktnanasional.com – SULUT Minahasa Utara. KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Minahasa Utara dibawah pimpinan Arly Dondokambey terus berinovasi dibidang pertanian dengan mengenalkan varietas unggul Kelapa Genjah Jingga Ganda (JG). Perkenalan kelapa varietas baru ini bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dipimpin Ismail Maskromo bersama dengan Penemu varietas Elsye Tenda.

Hal ini ditindaklanjuti dengan presentasi di hadapan Bupati Minut Joune Ganda Rabu, (29/3/2023) di JG Centre. Bupati JG menyambut baik gebrakan KTNA pimpinan Arly Dondokambey untuk mengembangkan kelapa genjah JG ini.

“Inovasi ini perlu diapresiasi dan disuport penuh, Saya memerintahkan Kepada dinas terkait yakni Dinas Pertanian untuk menindak lanjuti hal ini dengan perjanjian kerjasama MoU dalam pengembangan Kelapa Genjah JG ini. Tindak lanjut berupa penyediaan lahan sebanyak lima hektar untuk kebun bibit sekaligus dengan anggarannya,” beber Bupati JG.

Sementara itu Arly Dondokambey menyebutkan, Kelapa Genjah JG ini dipersembahkan KTNA kepada masyarakat Sulut dan Minut khususnya karena memiliki beberapa keunggulan diantara jenis kelapa lainnya.

“Kecenderungan antioksidannya tinggi sehingga bila dikonsumsi dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sebelum diregistrasi secara nasional, kelapa ini belum bisa dijual di luar Sulawesi Utara. Kami bersama BRIN sedaang berupaya untuk proses registrasi dengan menempuh sejumlah tahapan bersama dengan penemu Kelapa Genjah JG ibu Elsye Tenda,” terang Dondokambey.

Ditambahkan Dondokambey, kelapa ini dibeli mulai 5.000-7.000 rupiah per biji.

“Kelapa ini sangat cocok dibuat kopra putih dengan ongkos produksi yang rendah namun dapat memperoleh hasil yang maksimal. Target kami tahun ini sudah menghasilkan bibit dan sudah teregristrasi sebagai produk lokal yang hanya ada di Minut,” terang Dondokambey.

Terpisah, Periset Ahli Madya BRIN Ismail Maskmoro menuturkan, BRIN hadir dan bertemu dengan Bupati Minut bertujuan menyampaikan potensi Kelapa Genjah JG, dimana memiliki sejumlah keunggulan, diantaranya, cepat berbuah bila ditanam, tidak cepat bertambah tinggi sehingga berpengaruh pada ongkos produksi, jingga warnanya sehingga mengandung anti oksidan tinggi, hasilnya berlipat ganda. Hal tersebut yang membuat kelapa ini dinamakan Kelapa Genjah Jingga Ganda(JG).

“Setelah mengidentifikasi potensi kelapa, ternyata di Minut banyak keberadaan kelapa tersebut sehingga kita berusaha mengembangkannya. Tentunya ada tahapannya, mulai dari identifikasi sampai ke registrasi ke Kantor Pusat Pendaftaran Varietas Tanaman dengan brand Minahasa Utara, sehingga nantinya menjadi varietas unggul nasional dan bisa dilempar ke pasar,” terang Ismail didampingi penemu Varietas Elsye Tenda.

Lebih jauh dijelaskan, setelah didaftarkan baru kemudian akan dirilis resmi. Sehingga jika orang akan mencari varietas ini maka bisa dicari di Minut karena hanya ada di Minut.

“Kelapa ini juga sangat cocok dibikin tanaman hias bonsai kelapa karena warnanya yang unik yaitu jingga, sehingga nilai ekonomisnya lebih tinggi,” tutup Ismail. (*)

Reporter Josua Makarunsala, artikel telah terbit di inspirasikawanua.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga