Jumat, 31 Mei, 2024

Artikel Terbaru

Manisnya Panen Melon Golden di Lahan Tadah Hujan Aceh

ktnanasional – ACEH UTARA. Melon Golden berkembang subur di lahan Tadah Hujan Aceh dengan potensi panen yang melimpah dan cerita keberhasilan petaninya.

Meskipun menghadapi keterbatasan, tekad Rasyidin, seorang petani dari Desa Alue Keurinyai, Aceh Utara, Aceh, mampu mengatasi tantangan dengan menanam melon golden di lahan tadah hujan yang tidak memiliki akses air irigasi, membuktikan keuletannya dalam mencari solusi kreatif untuk mencapai kesuksesan.

Dengan keyakinan bahwa melon menawarkan peluang yang lebih menjanjikan, terutama di lahan tadah hujan, Rasyidin mengambil langkah berani dengan menyewa lahan seluas 1.600 meter dan menanam melon golden.

Keputusannya tersebut membawa hasil yang menggembirakan, dengan pendapatan mencapai lebih dari Rp 250 juta sekali panen, membuktikan bahwa risiko yang diambil sepadan dengan imbalan yang diperoleh.

Dengan harga jual melon yang bervariasi antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogram, Rasyidin dan para petani lainnya di Aceh Utara mengandalkan sumur bor yang diberikan oleh Dinas Pertanian sebagai sumber air untuk menumbuhkan tanaman melon golden mereka.

Meskipun belum banyak warga yang berani beralih dari pertanian padi ke tanaman lain seperti melon, Rasyidin telah membuktikan bahwa langkah tersebut dapat memberikan hasil yang menguntungkan.

Dengan modal kecil sekitar Rp 2 juta untuk lahan seluas 400 meter, petani dapat menanam 500 bibit melon dan mendapatkan hasil panen dua hingga lima kilogram per buah, dengan potensi untuk panen empat kali dalam setahun.

Dengan potensi empat kali panen dalam setahun, melon terbukti lebih menguntungkan daripada padi dalam kondisi lahan tadah hujan, dijual tidak hanya di Sumatera Utara tetapi juga hingga ke Batam. (admin)

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga