Selasa, 28 Mei, 2024

Artikel Terbaru

Maragogype, Si Kopi Gajah Bernilai Rp 1,2 juta/kg dengan Kelezatan Lazis!

ktnanasional.com – JAKARTA. Maragogype, juga dikenal sebagai “Kopi Gajah,” adalah salah satu varietas kopi yang sangat istimewa. Dengan harga mencapai Rp 1,2 juta per kilogram dan kelezatan yang luar biasa, tidak heran jika kopi ini menjadi incaran para pecinta kopi sejati.

Kopi adalah sebuah keajaiban dengan berbagai varietas yang menakjubkan, dari yang umum seperti arabika dan robusta hingga yang langka dan unik seperti kopi maragogype, yang juga dikenal sebagai “kopi gajah” karena buahnya yang luar biasa besar.

Namun, yang membuat kopi maragogype begitu menarik bukanlah hanya ukurannya yang mencolok, melainkan rasa kopi yang tak tertandingi yang dihasilkannya.

Rasa manis alami yang hadir dalam secangkir kopi maragogype menjadikannya pilihan istimewa bagi para pecinta kopi yang mencari pengalaman yang benar-benar unik.

Kopi maragogype adalah permata langka dalam dunia kopi, karena tumbuhnya yang sulit dan biji kopinya yang besar yang membuatnya menjadi tantangan tersendiri dalam prosesnya.

Di Indonesia, kita hanya dapat menikmati kenikmatan kopi maragogype dari kebun PTPN 12 Pancur Angkrek di daerah Ijen. Namun, daya tariknya bukan hanya karena kelangkaannya, melainkan juga karena produksi yang sangat terbatas, hanya menghasilkan 19 kg per tahun.

Tetapi apa yang menjadikan kopi ini benar-benar istimewa adalah tumbuhan penaungnya, yaitu kacang macademia. Peran penting tumbuhan penaung ini adalah untuk melindungi pohon kopi dari intensitas hujan yang berlebihan, menciptakan lingkungan yang sempurna untuk menciptakan rasa kopi yang unik dan tak tertandingi.

Kopi maragogype memang menjadi langka karena bijinya yang besar dan tantangan cuaca seperti hujan yang dapat menyebabkan biji yang belum matang gugur..Ini menghasilkan rasa kopi yang benar-benar istimewa dengan nuansa coklat dan rasa kacang yang menonjol.

Kopi maragogype memiliki karakteristik yang menarik. Rasanya elegan, halus, dan memiliki tingkat keasaman yang seimbang, menghasilkan pengalaman kopi yang harmonis tanpa rasa tajam yang dominan.

Rasa kopi ini juga dipengaruhi oleh faktor tempat tumbuhnya. Misalnya, di Nikaragua, kita dapat menemukan rasa manis alami dengan aroma bunga yang seperti bunga madu, sementara di Hawaii, rasanya seperti buah persik dengan sentuhan herbal. Di Guatemala, kopi maragogype cenderung memiliki rasa kacang dengan sentuhan bunga di akhir.

Jawa Timur beruntung bisa menghasilkan biji kopi maragogype ini, sementara di negara lain, pertumbuhannya lebih sulit. Harga kopi varietas maragogype yang mencapai Rp 1,2-1,5 juta per kilogram pada tahun 2015 mencerminkan keunikannya dan minat pecinta kopi yang tinggi terhadapnya.

Cara Menyeduh

Untuk membuat kopi maragogype yang penuh aroma, berikut beberapa tips tambahan:

1. Pilih Biji Kopi Berkualitas Tinggi : Pastikan Anda menggunakan biji kopi maragogipe berkualitas tinggi. Kualitas biji kopi sangat mempengaruhi rasa dan aroma akhirnya.

2. Panggang Biji Kopi Sendiri : Jika memungkinkan, panggang biji kopi maragogipe sendiri. Ini akan memungkinkan Anda mengendalikan tingkat panggangan dan menghasilkan rasa yang lebih unik.

3. Gunakan Air Berkualitas Tinggi:  Air yang digunakan untuk menyeduh kopi harus bersih dan segar. Air keran yang memiliki rasa atau bau yang kuat dapat mempengaruhi cita rasa kopi.

4. Perhatikan Suhu Air: Saat menggunakan French press, pastikan air yang digunakan memiliki suhu sekitar 90-96°C. Ini adalah suhu ideal untuk ekstraksi kopi yang baik.

5. Penggunaan Timer: Saat merendam kopi dalam French press, gunakan timer untuk memastikan waktu perendaman yang tepat. Biasanya, 4-5 menit adalah waktu yang baik untuk ekstraksi.

6. Tutup French Press :  Selama waktu perendaman, pastikan Anda menutup French press dengan penutupnya untuk menjaga suhu dan aroma tetap terjaga.

7. Pilih Tekanan Penyeduhan: Sesuaikan jumlah tekanan saat menekan piston French press sesuai dengan preferensi Anda. Tekanan lebih ringan bisa menghasilkan rasa yang lebih ringan, sementara tekanan lebih berat bisa menghasilkan rasa yang lebih kuat. (admin)

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga