Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Mendukung Pertanian, Pengurus KTNA Terbentuk Di Samosir

ktnanasional.com – SUMATERA UTARA, SAMOSIR. Pengurus pusat Organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) adakan rapat pembentukan pengurus di Hotel Surabaya resort, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Senin, 16 Oktober 2023.

Rapat tersebut dihadiri oleh Frans Siahaan selaku pengurus KTNA pusat, Pantas Marroha Sinaga,  Wakil Ketua DPRD Samosir, Marco Cristian Simbolon, anggota DPRD Samosir, Polma Gurning, anggota DPRD Samosir, lasma Gultom dan Yosevani Manurung dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samosir.

Pantas Marroha Sinaga terpilih sebagai ketua, Marco Simbolon sebagai sekretaris, dan Polma Gurning sebagai Dewan Pembina. Kemudian Pengurus kabupaten yang terbentuk bertugas untuk membentuk pengurus ditiap kecamatan.

“KTNA adalah organisasi independen mitra pemerintah yang anggotanya terdiri dari para pemerhati pertanian yang berorientasi pada aktifitas sosial, salah satu buktinya adalah KTNA berkantor di dinas ketahanan pangan dan holtikultura, perjalanan difasilitasi oleh dinas. KTNA menjadi fasilitator bagi kelompok tani dan gapoktan.” kata Frans Siahaan.

Ketua KTNA Samosir, Pantas Marroha Sinaga mengatakan, pentingnya KTNA sebagai fasilitator pendukung untuk meningkatkan pertanian dan perikanan di Samosir.

“Sebagai ketua KTNA, kita sudah lakukan beberapa kegiatan sosial kepada beberapa kelompok tani di Samosir, seperti pemberian bibit ikan kepada berbagai kelompok budidaya ikan di Samosir, itu akan kita lakukan kepada kelompok kelompok yang lain,” ungkap Pantas Marroha Sinaga.

Sebelumnya, Kepala dinas ketahanan pangan dan pertanian, Dr. Tumiur Gultom mengundang Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumatera utara untuk melakukan bimbingan teknik (Bimtek) tanaman Kedelai dan Semangka sekaligus Rembung paripurna kontak tani nelayan andalan (KTNA) Kabupaten Samosir. Dikantor dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten Samosir. Jumat, 19 Mei 2023 lalu.

Sebanyak 36 Kelompok tani yang hadir dan para penyuluh pertanian. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian Semangka dan Kedelai di Samosir, yang selama ini masih mendatangkan dari luar. (admin)

Artikel ini telah tayang di indofakto.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga