Jumat, 31 Mei, 2024

Artikel Terbaru

Olahan Unik Cabai: Sirop Hingga Abon, Siasat Penyelamat Saat Harga Jatuh

ktnanasional – DIY. SLEMAN. Beragam olahan cabai menjadi peluang bisnis baru saat pasokan melimpah.  Pasalnya cabai menjadi salah satu komoditas sayuran yang memiliki fluktuasi harga cukup tinggi. Inovasi dengan cara mengolahnya agar lebih awet salah satu solusi tepat saat pasokan melimpah.

KWT Guyup Rukun mengolah cabai menjadi olahan unik. Kelompok wanita tani asal Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, itu mengolah seperti sirop cabai. Bahan baku tambahan yang diperlukan yakni gula pasir dan pewarna alami dari bunga rosela.

Dari 1 kg cabai segar menjadi 5 liter sirop cabai. Bahan baku sirop itu bisa dari campuran cabai rawit, cabai keriting, dan cabai besar. Produksi sirop paling banyak 160 botol saban bulan. Harga sirop itu Rp20.000 per 200 ml.

Olahan lain abon cabai Rp25.000 per botol kemasan 80 gram. Dari 250 g cabai menghasilkan 6—7 botol abon. Bahan campuran abon cabai yakni bawang putih dan berambang goreng. Pengolahan meliputi penjemuran dalam dome surya, blanching, dan oven.

Ketua KWT Guyup Rukun, Sri Mulyani menuturkan butuh 3 hari sampai kering sempurna. Sayang, Sri tidak mengukur kadar air. Namun, dengan pengolahan tepat dan pemaskan benar abon bisa tahan 1 tahun

Pekebun cabai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Iqbal Habibi, S.P., dan sang istri Resi Putri Rahmawati, S.Ak., memilih mengolah sebagian cabai hasil panen dari kebun menjadi sambal kekinian ketika harga cabai jatuh.

Mengolah menjadi sambel kekinian bisa dibilang menjadi berkah. Pasalnya, Iqbal dan istri kini memiliki segmen usaha baru. Lihat saja pada bulan puasa atau Ramadan pada 2023. Iqbal dan istri bisa menjual sambel hingga 500 stoples. (admin)

artikel ini telah tayang di trubus.id

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga