Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

Pemprov Bakal Salurkan Bantuan 52.000 Benih Pisang di Beberapa Wilayah Pertanian

ktnanasional – KALIMANTAN TIMUR, SAMARINDA. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Siti Farisyah, menyampaikan terkait peningkatan dalam pengembangan komoditas pisang kepok gerecek di wilayah Kaltim. Pada jumpa pers di Diskominfo Kaltim, pada Jumat (16/2/2024) lalu.

Ia menyampaikan terkait produksi dan Areal Penanaman Pisang Kepok pada tahun 2023, yang berlokasi di 10 kabupaten di Kalimantan Timur. Di mana program ini berhasil menghasilkan sebanyak 123.027 ton pisang per-tahun selama periode tahun 2022. Dengan luas 7.878 hektare pada tahun 2023, dan yang paling luas berada di Kabupaten Paser, sekitar 3.576 hektare.

“Dalam rekapitulasi data penjualan dan ekspor tahun 2023, tercatat total penjualan dan ekspor pisang mencapai 2.406 ton dari Januari hingga Desember 2023,” sampainya.

Kemudian untuk bantuan benih pisang gerecek dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kaltim, memberikan bantuan sebanyak 18.000 benih dari APBD 2023. Yang terbagi ke beberapa wilayah diantaranya, Berau, Kukar, dan Kutim yang masing-masing mendapat 3.000, 5.000, dan 10.000 benih.

Selanjutnya pada tahun 2024, akan diadakan penyaluran bantuan benih pisang gerecek sebanyak 52.000 benih ke berbagai wilayah di Kaltim. Hal ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri pisang di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesahteraan bagi petani pisang di wilayah yang tersebar di Kaltim, Pemerintah terus melakukan upaya dalam pengembangan komoditas pisang.

Berdasarkan data pada tahun 2021, ekspor pisang untuk kebutuhan pasar ke Malaysia, Taiwan, Kanada, dan Yunani mencapai 1.265 ton. Sementara itu, Sangatta, Bontang, Samarinda, dan Balikpapan mencapai rata-rata 30 ton per-hari.

“Pendistribusian ke pasar nasional di Bandung dan Jakarta memerlukan 26 ton perbulan, dengan kekurangan 14 ton perbulan. Sementara itu, untuk wilayah Banjarmasin, Surabaya, dan Bali mencapai 90 ton per-bulan. Rencana pengembangan tepung pisang berzam Sari Husada membutuhkan bahan baku sebanyak 10 ton per-hari yang hingga saat ini belum terpenuhi,” pungkasnya. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga