Minggu, 21 April, 2024

Artikel Terbaru

Pengalaman PENAS di Kaltim, Akomodasi Hotel Langsung Ditangani PHRI

ktnanasional.com – Jakarta. Kamis 5 Januari 2023 Rapat PENAS pertama di tahun 2023 atau ke 8 (delapan) sejak PENAS XVI Padang Sumbar dicanangkan, diadakan atas undangan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Bustanul Arifin Caya. Hadir full team dari Pusat Penyuluhan Pertanian.

Hadir pada Rapat tersebut Ketua Umum KTNA Nasional M. Yadi Sofyan Noor didampingi Wasekjen Zulharman serta pengurus Nasional baik yang berdomisili di Jakarta ataupun dari luar ibukota. Dari DKI hadir Syachruna Fauzy FK ketua KTNA, Zakaria Affan Ketua KTNA Aceh, Sidi Asmoro dari Departemen Kemitraan Strategis dan Advokasi, Ariana Ramelan ketua KTNA Kabupaten Siak, Jum Perkasa dari Sumatera Selatan dan Ucu Juhroni dari Banten kesemuanya bagian dari panitia pusat PENAS XVI. Dari Feraco selaku EO Pameran diwakili oleh Siswono.

Bertindak selaku moderator Ramadhani menyampaikan Rapat ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kesiapan dan persiapan menjelang PENAS yang sudah tanggal beberapa bulan lagi. Saran dan masukan dari peserta rapat menyoroti beberapa permasalahan yang biasa timbul saat pelaksanaan PENAS.

Oki dari Pusat Penyuluhan Pertanian dan H. Karnadi Pengurus KTNA Nasional menyampaikan Perlu dibentuk tim kecil untuk menghandle pekerjaan yang harus dimulai di awal tahun ini. Tim kecil terus memonitor dan bergerak untuk melaksanakan persiapan kegiatan penas.

Ketua KTNA DKI menyampaikan Harus dipastikan untuk EO yang akan ditunjuk untuk melayani peserta penas. SK panitia penas supaya segera di terbitkan.  Dari gambaran layout lokasi penas di lanud Tabing, perlu akses tambahan untuk masuk.

Senada dengan Ketua KTNA DKI, Wasekjen juga menyampaikan  SK panitia penyelenggara sebagai dasar daerah untuk menerbitkan SK di daerah masing masing sebagai kekuatan dasar hukum untuk melaksanakan kegiatan.

Sementara itu ketua KTNA Aceh menyampaikan pengalaman sebagai tuan rumah PENAS XV tahun 2017. “masalah EO supaya dibahas untuk diselesaikan, hotel diserahkan langsung kepada masing masing kontingen. Kordinasi panitia pusat dan daerah. Jika  rapat di Jakarta supaya perwakilan dari panitia Pelaksana daerah supaya dapat hadir, agar informasi tidak terputus”, kata Zack Panggilan akrab Zakaria Affan.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian menyampaikan sampai saat ini SK Panitia PENAS Pusat belum di tanda tangani Mentan. Tetapi ini tidak menjadi kendala atau alasan untuk mempersiapkan pelaksanaan PENAS XVI Padang Sumbar. Tim kecil sudah harus dikoordinasikan untuk segera bergerak, tantangan untuk dikerjakan tanpa harus menunggu SK.

Terkait dengan akomodasi hotel di kota Padang, peran pihak ketiga harus segera diperjelas mengingat akan banyak tamu yang akan berdatangan di kota Padang pada saat pelaksanaan PENAS. Akomodasi untuk peserta PENAS juga harus menjadi perhatian karena dengan berpindahnya lokasi tempat acara berakibat pemindahan lokasi pemondokan peserta. Apakah sudah sesuai belum dengan persyaratan yang sudah ditentukan, terutama rasio daya tampung setiap rumah dengan ketersediaan kamar mandi. Serta fasilitas standar yang harus disediakan tuan rumah yang akan ketempatan peserta PENAS.

“Pemondokan, kondisi rumah, fasilitas dan aksesibilitas untuk menuju lokasi penas, harus dipastikan dengan pihak lanud untuk membuka akses khusus selama penas”, kata Kapusluh

Ketua Umum KTNA Nasional mengatakan hingga saat rapat ini jumlah peserta yang sudah terdaftar di panitia ada 29.543 peserta yang sudah mendaftar untuk ikut penas. Angka yang disampaikan bisa saja berubah karena angka fix akan muncul secara resmi dari dinas yang menangani kontingen masing masing provinsi. Sebagian provinsi sudah melakukan Orientasi Lapangan (OL) sejumlah 12 Provinsi.

Untuk akomodasi hotel di padang ada Event Organizer (EO) nya dari pihak panitia pelaksana di Padang yang sudah ditunjuk sebelum penundaan PENAS tahun 2020 karena pandemi, hal ini perlu evaluasi. Perlu di antisipasi bagaimana teknis pemesanan hotel di kota padang. “pengalaman PENAS XIII di Kaltim, akomodasi hotel ditangani langsung oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mereka yang lebih faham untuk urusan akomodasi hotel”, kata Sofyan. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga