Selasa, 16 April, 2024

Artikel Terbaru

PENGUATAN PERAN PELAKSANA, GUBERNUR SUMBAR PIMPIN RAKOR PENAS KTNA XVI

ktnanasional.com– SUMBAR Padang. Rapat kordinasi Pekan Nasional (PENAS) XVI telah dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2022 di kota Padang provinsi Sumatera Barat. Rakor dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. Hadir pada acara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM kementerian Pertanian, Kepala Pusat Penyuluhan BPPSDMP Kementan, Ketua Umum KTNA Nasional, Assisten dan Kepala OPD Lingkup Pemeriov Sumbar, Assisten dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Padang, serta Ketua KTNA Sumbar

Dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-XVI, di Padang Sumatera Barat (Sumbar) pada 10 hingga 15 Juni 2023 nanti, perlu pembagian peran yang jelas antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota Padang.

Demikian ditegaskan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Penas Tani di Sumbar, di Auditorium Kompleks Gubernuran Sumbar, Jl. Sudirman, Padang, Selasa (6/12/2022).

Melalui rakor tersebut menurut gubernur, diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan peran para pihak untuk menyukseskan penas petani nelayan XVI Tahun 2023.

“Kami yakin dengan kebersamaan peran kita untuk menyukseskan Penas, maka segala kendala dan tantangan yang dihadapi dapat dicarikan solusi untuk mampu meraih kesuksesan yang terbaik serta memperkuat kemandirian petani dan nelayan untuk menjawab tantangan kedepannya,” ujar gubermur.

Dengan mengusung tema Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal untuk Mewujudkan Kemandirian Indonesia Pangan Lumbung Berkelanjutan Pangan Dunia Menuju 2045, Gubernur Mahyeldi berharap Penas KTNA XVI dapat memberi motivasi kepada petani nelayan lainnya untuk saling berinteraksi dan bersinergi dalam memanfaatkan sumber daya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing.

“Khususnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait perbaikan mutu produksi pertanian dan peningkatan pendapatannya, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga petani nelayan,” harap gubernur.

Selanjutnya gubernur juga mengatakan, sebagai tuan rumah Penas Petani Nelayan XVI, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beserta KTNA Sumbar siap menjadikan ajang Penas ini sebagai unjuk teknologi-teknologi pertanian yang menampilkan keberhasilan-keberhasilan pengembangan komoditi lokal dari petani dan nelayan seluruh Indonesia.

Di samping itu, Pemprov Sumbar telah membentuk Panitia Penas Petani Nelayan XVI Tingkat Provinsi Sumbar yang melibatkan peran seluruh OPD di Sumbar  dan KTNA Sumbar serta Unit- Unit Kerja Pemerintah Pusat yang berada di Sumbar.

“Bahkan sudah melaksanakan rapat-rapat persiapan dan merancang kebutuhan menyukseskan Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023,” kata Buya Mahyeldi.

Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) merupakan ajang pertemuan para petani dan nelayan yang digagas tokoh tani nelayan sejak tahun 1971 di Cihea Jawa Barat.

Dalam sambutannya Ketua Umum KTNA Nasional M. Yadi Sofyan Noor menyampaikan pada dasarnya persiapan sudah maksimal, dan diharapkan pemerintah provinsi Sumatera Barat maupun Kota Padang dapat menjadi tuan rumah yang baik, dapat menerima tamu petani-nelayan dari seluruh Indonesia yang tentu dari bermacam budaya, adat maupun karakter.

Namun kehadiran 40 ribuan peserta akan memberi dampak luar biasa terhadap perputaran uang, peserta datang dengan membelanjakan uangnya mulai dari untuk biaya menginap, makan dan minum, kebutuhan kesehariannya maupun membeli oleh- oleh yang dibawa pulang kedaerah masing- masing.

“Jadikan Penas XVI di Padang – Sumatera Barat menjadi PENAS terbaik”, kata Sofyan

Pada kesempatan berikutnya  Sekretaris Jenderal KTNA Nasional Kusyanto menyampaikan tentang ringkasan PEDUM, yang sudah dilengkapi dengan Tanggal dan Jumlah peserta tiap- tiap seksi kegiatan. Kegiatan yang akan dilaksanakan berjumlah sekitar 31 kegiatan selama sepekan. Dari Pedoman Umum (PEDUM) yang sudah diterbitkan oleh panitia pusat, diharapkan Panitia Daerah bisa menyiapkan untuk menyusun Petunjuk Pelaksanaan (JUKLAK) yang sudah dilengkapi dengan tempat/ gedung untuk kegiatan masing- masing seksi, yang langkah berikutnya sebagai bahan menyusun Petunjuk Teknis (JUKNIS) dengan penjelasan lebih rinci tentang sarana dan prasarana yang diperlukan,, jadwal maupun materi kegiatannya.

Selesai melaksanakan Rakor KTNA Nasional mengadakan kunjungan ke walikota Padang. Pada kesempatan ini rombongan diterima oleh Sekretaris Daerah kota Padang Andree H. Algamar yang mewakili walikota. Sebagai tuan rumah pelaksanaan PENAS XVI pemerintah dan masyarakat kota Padang sangat senang karena dipercaya menjadi pusat kegiatan PENAS XVI. “Kami sangat siap dan akan melayani seluruh peserta sebagai tamu yang patut kami hargai”, kata Sekda kota Padang.

Penas KTNA XVI yang akan berlangsung di Padang Sumatera Barat pada 10 hingga 15 Juni tahun 2023, merupakan kelanjutan hasil keputusan Penas XV/2017 sebagai wahana bagi para petani nelayan seluruh Indonesia. Pelaksanaan ajang ini telah diundur beberapa kali sejak tahun 2020 karena pandemi Covid-19.

Diharapkan Penas KTNA tahun 2023 ini dapat berlangsung sesuai dengan harapan untuk mewujudkan konsolidasi antar petani dan nelayan, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, hingga membahas potensi perikanan dan kehutanan yang ada dari tiap daerah se-Indonesia. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga