Senin, 4 Maret, 2024

Artikel Terbaru

Pertanian dan Peternakan Harus Dilirik

ktnanasional – KALIMANTAN TIMUR, BERAU. Hadiri diskusi yang dilaksanakan PWI dan SMSI Berau, mantan Bupati Berau Agus Tantomo, imbau pemerintah daerah bersiap sambut Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan menjadi penyuplai pangan.

Bebernya, saat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diresmikan di Kalimantan Timur (Kaltim) ia sempat mempelajari secara detail masterplan IKN tersebut.

Menurutnya, dengan luas wilayah IKN 258 ribu hektare dan hanya 32 persen yang diperbolehkan untuk dibuka, 68 persen tetap hijau. “Yang menjadi masalah, tahun 2035 diprediksi jumalah penduduknya kurang lebih 70 juta. Sehingga, 70 juta penduduk untuk 80 ribu hektar itu hanya cukup untuk perumahan, perkantoran, dan pelayanan saja. Tidak mungkin 80 ribu hektare itu ada sawah, peternakan, dan perikanan. Itu tidak mungkin, karena terlalu kecil,” beberny.

Dengan adanya hal ini tentu yang menjadi pertanyaan 70 juta penduduk di IKN nanti akan mendapatkan pasokan ikan, ayam, dan sayur dari mana? Sehingga menurutnya, itu adalah peluang bagi kabupaten/kota di Kaltim yang memiliki lahan yang luas untuk mengirim logistik kepada 70 juta orang di IKN tersebut.

“Jadi ini sangat bagus untuk diulas oleh kabupaten/kota sebagai penyanggah. Termasuk Kabupaten Berau yang memiliki banyak lahan dan sumber daya lautnya,” tegas dia.

Dia pun memberi gambaran telur ayam, jika harganya 1.000 dan satu orang memakan satu telur dalam satu hari, berarti akan ada Rp 7 miliar pendapatannya.

“Karena tidak mungkin jika hanya memakan telur saja harus didatangkan dari luar daerah. Ini menjadi peluang untuk kita semua,”  sebutnya.

Sehingga dengan adanya hal ini dirinya berharap kepada para masyarakat khususnya di Kabupaten Berau agar bisa mengambil peluang tersebut semaksimal mungkin. Dan untuk daerah ia pun berharap agar bisa menjadi penyanggah perekonomian di IKN tersebut.

“Ini suatu peluang untuk kita semua, jangan sampai adanya peluang ini ‘disamber’ oleh daerah lain,” harapnya.

Apalagi kata Agus, Berau memiliki banyak potensi seperti pertanian dan peternakan. Untuk itu dia berharap hal tersebut bisa menjadi perhatian untuk meningkatkan pendapatan daerah. “Menurutnya pengiriman logistik akan lebih ‘seksi’ ke depannya. Dan kita jangan selalu memprimadonakan sektor batu bara,” tandasnya. (admin)

artikel ini telah tayang di berau.prokal.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga