Selasa, 16 April, 2024

Artikel Terbaru

PERTANIAN ZERO WASTE

Ktnanasional.com – Penerapan sistem usaha tani terpadu integrasi dengan ternak yang mengarah pada prinsip pertanian“zero waste”, yaitu memanfaatkan semua komponen dan hampir tidak ada yang terbuang sebagaimana yang dimaksudkan dalam pertanian bioindustri.

Secara luas pertanian bioindustri dapat diartikan sebagai usaha pengolahan sumber daya alam hayati dengan bantuan teknologi bioindustri untuk menghasilkan berbagai macam hasil pertanian yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi.

Sistem pertanian terpadu diharapkan dapat menghasilkan pakan yang murah, sumber energi terbarukan berupa biogas, dan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk usaha pertanian.

Salam Propaktani..

Konsep pertanian terpadu Integrated Farming menuju zero waste Bapak Heri Sunarto di desa Jagan kec Bendosari kab Sukoharjo tak asing lagi bagi kita. Pertanian terintegrasi dengan peternakan , dan perikanan, sehingga tidak ada limbah yang terbuang. Mesin produksi Pupuk Organik Cair (POC) gratis bekerja 24 jam nonstop, dan  meminimalisir eksternal input. Pupuk kimia ditekan hanya 100 kg NPK, 25 kg urea, dan 25 Kg KCL dalam satu hektare.

Di lahan tandus tadah hujan Heri Sunarto menyulap menjadi lahan pertanian terpadu, dengan sumur submersible menerapkan padi pola IP400 sudah tahun ke tujuh (28x tanam) dan panen provitas 9-10 ton GKP/ha. luar biasa.

Sebenarnya berapa besar biaya produksi yang dikeluarkan Heri Sunarto dalam satu musim tanam? Dan berapa keuntungannya? (admin)

Simak video ini sampai akhir ya..!!

Hargai Jerih Payah Petani, konsumsi pangan lokal, cintai produksi dalam Negeri, Viva Republik Indonesia.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga