Jumat, 23 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Petani di Pasaman ‘Terjajah’, Petani Rao Utara Keluhkan Harga Pupuk Bersubsidi Tak Sesuai HET

ktnanasional – SUMATERA BARAT, PASAMAN. Masyarakat petani di Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengeluhkan tingginya harga jual beberapa jenis pupuk bersubsidi yang diperjualbelikan semena-mena oleh kios penyalur pupuk subsidi di daerah tersebut.

Pantauan Marawatalk, untuk harga tebus yang diberikan ke petani jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah. Seperti yang disampaikan salah seorang petani berinisial N, pada Selasa 21 November 2023, mengaku kondisi itu sudah bertahun-tahun lamanya.

“Sudah tiga tahun kami menebus pupuk di Unit Dagang (UD) Wira Tani dengan harga untuk pupuk MPK Ponska subsidi Rp.140.000, Urea Rp.135.000 per karung 50 kg diantar ke tempat kami. Kami sudah pernah dalam beberapa kali rapat mempertanyakan tentang harga yang tidak sesuai ini namun tetap tidak ada solusi,”ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, UD Wira Tani juga diduga memanipulasi harga dengan laporan dengan meminta tanda tangan petani pada harga yang sesui dengan HET.

“Kami juga diminta menandatangani harga yang sesuai dengan HET namun kami harus membayar berbeda dengan harga yang kami tanda tangani, seperti yang saya sampaikan kami sudah mengadu namun tidak ada tindak lanjut,”imbuhnya. Diduga Praktik Mafia Pupuk Bersubsidi Sudah Berlangsung Lama.

Praktik penjualan Pupuk Subsidi di atas HET ini disinyalir terjadi tidak hanya tiga tahun belakangan namun lebih jauh sebelumnya, tak hanya di Kabupaten Pasaman namun juga terjadi di Kabupaten Pasaman Barat dan daerah sekitarnya.

Seakan, memanipulasi harga dengan modus operandi menekan petani untuk ‘mengakui’ harga yang tidak sesuai fakta sudah menjadi praktik yang tidak terendus oleh pihak berwenang.

Seperti dikatakan petani lainnya, BG, bahwa lebih dari tiga tahun belakangan ini petani sudah mendapatkan harga yang berbeda, dimana untuk harga pupuk urea Rp.130.000 dan MPK Rp.135.000.

Lebih lanjut, untuk mengetahui terkait kejadian ini Marawatalk pun mencoba mengkonfirmasikan kepada pemilik UD Wira Tani, Rules, ia tak menampik akan hal ini dan emngaku praktik menjual harga pupuk subsidi di atas HET baru satu tahunan ini.

“Iya tapi untuk harga itu baru sekitar satu tahunan, dan untuk harga diatas HET ini tidak hanya kami, kios-kios lain seperti UD Tiga Saudara UD Rahmat yang ada di daerah ini, juga melakukan hal yang sama,” sebutnya.

Diketahui sebelumnya, pada 2023 pemerintah Indonesia menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp2.250 per kilogram. Untuk NPK ditetapkan sebesar Rp2.300 per kilogram. Artinya, dengan harga tersebut mestinya petani penerima pupuk subsidi menebus pupuk urea dengan harga Rp.112,500 sedangkan untuk NPK Rp.115,000. (admin)

artikel ini telah tayang di padang.pikiran-rakyat.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga