Sabtu, 24 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Pj Bupati Tulunggung Serahkan Bantuan Traktor di Pengukuhan Pengurus KTNA

ktnanasional – JAWA TIMUR, TULUNGAGUNG. Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, menyerahkan tujuh traktor tangan pada anggota Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) saat pengukuhan kepengurusan KTNA Kabupaten Tulungagung tahun 2022 – 2027. Pengukuhan berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (21/12).

“Pemberian bantuan traktor tangan dari pemerintah daerah ini merupakan bentuk penguatan pada KTNA,” ujar Pj Bupati Heru Suseno usai acara pengukuhan.

Ia menyebut ada tujuh traktor tangan yang diberikan pada anggota KTNA Tulungagung. Dua di antaranya merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Timur dan sisanya bantuan dari Pemkab Tulungagung. “Harapannya dengan bantuan ini petani dapat meningkatkan produktifitas yang mereka tanam,” sambungnya.

Sebelumnya, Pj Bupati Heru Suseno juga meminta pada pengurus KTNA Tulungagung yang dikukuhkan untuk lebih meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah, petani dan KTNA. Pasalnya, KTNA menjadi penjembatan yang penting antara pemerintah, petani dan pedagang.

“Harus ada peningkatan sinergi. Kita tahu urusan pangan penting dan vital.

Salah sedikit menimbulkan keresahan pada kenaikan harga,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Tulungagung, Tatang Suhartono, mengakui jika KTNA merupakan mitra dari pemerintah dalam pembinaan pada petani. Termasuk advokasi dan fasiitasi petani atau kelompok tani dalam menyambungkan pada eksekutif (pemerintah), legislatif dan yudikatif.

Menurut dia, saat ini para petani masih menghadapi permasalahan klasik. Yakni ketika musim tanam kekurangan pupuk bersubsidi dan ketika mulai menanam tanamannya terserang hama. “Juga ketika panen dihadapkan pada masalah harga,” ucapnya.

Karena itu, KTNA Tulungagung terus berjuang agar kejadian klasik itu tidak terus terulang. “Kebijakan pemerintah pusat harus tegas. Kalau memang subsidi, yang disubsidi sesuai kebutuhan. Kalau tidak disubsidi dilepas saja,” paparnya.

Tatang selanjutnya menandaskan kalau memang subsidi dilepas, maka pemerintah pusat dapat memberikan kompensasi berupa dana yang digunakan untuk stabilitas harga. “Ini seperti dulu, dimana yang ada harga dasar dari Bulog. Dan ini kami usulkan ke pemerintah pusat bersama KTNA Jawa Timur,” tuturnya.

Sedang untuk local Tulungagung, Tatang berharap ada dukungan dari Pemkab Tulungagung untuk lebih memberdayakan anggota KTNA. Salah satunya permintaan bantuan mesin sorter beras.

Mesin ini rencananya akan digunakan untuk memproduksi beras yang layak untuk ditawarkan pada ASN di lingkup Pemkab Tulungagung. Selain juga permintaan bantuan sarana pembuat pakan ikan sehingga dapat membuat pakan ikan yang berharga relatif murah. (admin)

artiel ini telah tayang di harianbhirawa.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga