Selasa, 27 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Pj Wali Kota Hadiri Rembung KTNA, Begini Ajakan Ketua KTNA Kota Sukabumi kepada Petani

ktnanasional.com – SUKABUMI. Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Drs. Kusmana Hartadji menghadiri acara Rembug Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Kota Sukabumi tahun 2023.

Kegiatan ini berlangsung di Kampung Nangela Kecamatan Baros Kota Sukabumi, Senin (23/10/2023).

Tampak hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD dan perwakilan Kodim 0607 Kota Sukabumi, Forkopimda, Forkopimcam Baros, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, KWT Kota Sukabumi, dan para Lurah sewilayah Kecamatan Baros.

Pj Wali Kota, Kusmana Hartadji dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh KTNA Kota Sukabumi. Ia juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rembug KTNA tingkat Kota Sukabumi tahun 2023 ini.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan rembung tani ini, Ternyata di Kota Sukabumi masih ada petaninya meski lahan pertanian di wilayah Kota Sukabumi hanya sekitar 28 persen. Dan ini menjadi tantangan bagi para petani, terutama sekaitan dengan alih pungsi lahan pertanian yang semakin hari semakin berkurang,” ucap Kusmana.

Kusmana berharap, sebagai wadah para petani, KTNA harus bisa mengkomunikasikan dan juga menampung aspirasi para petani kepada Pemerintah.

Kusmana juga akan mendorong dinas-dinas terkait agar bisa mengembangkan potensi pertanian yang ada. Ia juga mengajak semua stekholder untuk bersama sama berkolaborasi dalam membangun Kota Sukabumi.

Ditempat yang sama, Ketua KTNA Kota Sukabumi Ali Rahman menjelaskan bahwa rembug KTNA tingkat kota ini merupakan hasil musyawarah dari rembug KTNA tingkat kecamatan.

Hasil dari rembug KTNA sendiri, tambah Ali Rahman, sudah disampaikan kepada Pemerintah Daerah melalui Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, seperti banyaknya pesawahan produktif yang beralih pungsi lahan menjadi Perumahan dan berdampak pada bencana seperti banjir akibat dari penyempitan irigasi.

“Alhamdulilah sudah ada respon dari PJ Wali Kota dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi. Mereka langsung turun ke lokasi bendungan yang ada di wilayah Lembursitu,” kata Ali.

Sementara upaya yang sudah dilakukan KTNA, sambung Ali, pihaknya sudah membentuk Asosiasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) bekerjasama dengan DKP3 Kota Sukabumi dan pemilik lahan supaya tidak beralih pungsi, dengan sistem kontrak selama 20 tahun.

“Kita sudah mulai melakukan cara menjamin pupuknya dan asuransinya. Intinya sudah ada jaminan khusus dari pemerintah untuk mempertahankan lahan tersebut selama 20 tahun ke depan,” jelas Ali.

Ali mengajak kepada para petani Kota Sukabumi supaya tidak kecil hati dan tetap semangat menjalankan profesi sebagai petani, walau pun Kota Sukabumi sudah dikelilingi oleh perumahan. Karena menurutnya, masih banyak lahan kosong di Kota Sukabumi yang bisa dimanfaatkan.

Dalam kesempatan itu juga Ketua KTNA Kota Sukabumi memberikan Cindramata hasil pertanian kepada Pj Wali Kota Kusmana Hartadji, disksikan oleh Anggota DPRD dan Perwakilan Kodim 0607 Kota Sukabumi.

Ketua KTNA Kota Sukabumi memberikan Cindramata hasil pertanian kepada Pj Wali Kota Kusmana Hartadji, disaksikan oleh Anggota DPRD dan Perwakilan Kodim 0607 Kota Sukabumi. (sukabumiNews/Prim RK)

artikel ini telah tayang di sukabuminews.net

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga