Selasa, 16 April, 2024

Artikel Terbaru

PPKS Tawarkan Kemudahan Membeli Benih Sawit

ktnanasional.comJAKARTA. Benih unggul menjadi kunci suksesnya program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Karena itu, pemerintah kini berjuang keras untuk menyetop beredarnya benih sawit abal-abal (ilegitimet) yang selama ini bebas beredar tanpa sertifikasi. Bahkan penjualannya banyak memanfaatkan media sosial, termasuk e commerce.

Untuk itu, pekebun sawit memerlukan panduan dan akses ke benih unggul berlisensi. Seperti diketahui, bahan tanam kelapa sawit unggul adalah kunci utama untuk mencapai produktivitas yang tinggi. Dengan mengandalkan bahan tanam unggul ini, produksi TBS (tandan buah segar) dan minyak kelapa sawit dapat dijamin jauh melampaui hasil dari bibit biasa.

General Manager Satuan Usaha Strategis Bahan Tanaman, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Taufiq Caesar Hidayat, SP, M.Sc mengatakan, pihaknya telah memberikan kemudahan bagi pekebun untuk mendapatkan benih unggul produk PPKS.

Bahkan mulai pertengahan November 2019 lalu, petani dan pemangku kepentingan kelapa sawit tidak hanya bisa memesan kecambah kelapa sawit dari PPKS secara konvensional, melainkan juga secara praktis melalui platform online yang canggih.

“Mysawit, sebuah aplikasi inovatif dari PPKS, telah menyediakan solusi untuk mengatasi peredaran ilegal kecambah kelapa sawit,” katanya saat webinar: Benih Sawit Unggul Berkualitas Kunci Sukses PSR  yang diselenggarakan Tabloid Sinar Tani, Rabu (20/9).

Dengan aplikasi tersebut, Taufiq mengakui, sebagian besar pembeli, terutama yang berlokasi di luar Sumatera Utara merasa terbantu untuk mendapatkan benih sawit PPKS. Apalagi kini banyak penjualan kecambah sawit ilegal terjadi diberbagai situs belanja online. “Seringkali pembeli menjadi korban karena mudahnya akses pembelian online,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan Mysawit sangatlah sederhana. Pembeli hanya perlu mengunduh aplikasi ini secara gratis dari Play Store dan membuat akun dengan mengisi beberapa informasi pribadi. Pada bagian kode referensi, pembeli dapat memasukkan “ppks” dan memilih dari berbagai divisi pemasaran yang siap melayani pesanan.

Setelah akun dikonfirmasi melalui email, pembeli dapat masuk ke aplikasi dan dengan cepat memilih varietas kecambah kelapa sawit yang mereka inginkan. “Sekarang, pembelian kecambah kelapa sawit dari PPKS menjadi lebih aman, mudah, cepat, dan praktis daripada sebelumnya,” tutur Taufiq.

PPKS saat ini telah menghasilkan bahan tanam kelapa sawit unggul yang memenuhi standar internasional, dengan mengikuti ‘Sistem Manajemen Mutu’ (ISO 9001:2008), memastikan mutu terjamin. “Ini mencakup kecambah, bibit klon, dan bibit komersial kelapa sawit yang telah melalui seleksi dan pengujian intensif selama puluhan tahun dalam program pemuliaan tanaman yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Mengenai jenis kecambah unggul, Taufiq menjelaskan, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Media  sejauh ini telah menghasilkan sedikitnya sembilan varietas benih kelapa sawit.

Mengenai jenis kecambah unggul, Taufiq menjelaskan, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Media  sejauh ini telah menghasilkan sedikitnya sembilan varietas benih kelapa sawit dengan hasil tandan buah segar (TBS) 35 – 39 ton/ha/tahun.

Dari sembilan varietas tersebut dikategorikan dalam empat grup, yakni Dumpy, SP540, Yangambi, dan Langkat. Varietas tertinggi adalah Yangambi dengan potensi TBS yang dihasilkan mencapai 39 ton/ha/tahun.

Varietas DxP Yangambi merupakan salah satu generasi pertama dari beberapa varietas sawit yang dihasilkan PPKS pada periode 1980. Kelebihan ini varietas ini memiliki potensi produksi CPO dan PKO yang tinggi (8,8 ton/ha/tahun). Petani menyukai varietas Yangambi karena rerata bobot tandan yang tinggi.

Sedangkan varietas DYP Sungai Pancur (Sp-1) atau lebih populer disebut Dumpy adalah jenis unik yang menonjol. Pertumbuhannya lambat, kurang dari 55 cm per tahun. Dengan karakteristik ini, Dumpy memiliki kemampuan langka untuk mencapai usia ekonomis hingga 30 tahun atau lebih, sebuah prestasi yang sulit ditandingi varietas lain.  

“Keunggulan lain varietas ini, ukuran batangnya relatif besar, sehingga varietas ini menjadi pilihan ideal untuk lahan gambut dengan tujuan mengurangi risiko rebah yang berpotensi merugikan,” katanya.

PPKS juga telah meluncurkan produk benih bernama DxP 540 NG untuk menghadapi serangan ganoderma. Benih ini mulai dijual komersil pada 2018. Karakter varietas ini, produksi TBS dan minyaknya yang sangat baik. Pada umur 6 tahun, dapat menghasilkan 35 ton TBS/ha/tahun dengan tingkat rendemen minyak 26,5-27,4 persen.

Masih banyak varietas sawit yang telah dihasilkan PPKS. Dengan berbagai kelebihan, PPKS memberikan pilihan benih sawit unggul kepada pekebun. (admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga