Sabtu, 20 April, 2024

Artikel Terbaru

Presiden Jokowi Bakal Hadir Saat Pembukaan, Mentan SYL Pastikan Kesiapan Penas Petani Nelayan XVI di Sumbar

ktnanasional.com – SUMBAR Padang.  Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVI akan digelar di Lanud Tabing Padang, Sumatera Barat, pada 10-15 Juni 2023 mendatang. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meminta tidak hanya rangkaian kegiatan namun semua venue juga dipastikan sudah siap, sebab Presiden Joko Widodo bakal hadir saat pembukaan.

Hal ini disampaikan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, saat meninjau kesiapan lokasi Penas Tani di Lanud Sutan Syahrir Padang, Selasa (30/5).

Ia menyebut Penas tahun ini harus menjadi bagian strategis dari upaya konsolidasi bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional ditengah ancaman krisis pangan.

“Ini adalah bagian – bagian untuk mengkonsolidasi, kekuatan dan potensi pertanian, didalam menjaga ketahanan pangan nasional kita,” ungkap Syahrul usai meninjau lokasi bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Walikota Padang Hendri Septa dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Yadi Sofyan Noor.

Ia mengatakan, dampak fenomena iklim El Nino berpotensi memberi ancaman kekeringan yang cukup parah terhadap pertanian.

“Selain iklim yang cukup ekstrim, ketegangan politik yang terjadi diberbagai belahan dunia turut memberi tantangan yang cukup besar terhadap pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan negara,” terangnya.

Ia mengungkapkan, acara Penas nanti ini harus menjadi puncak komunikasi emosional kita, bukan hanya konsepsi atau idealisme saja.

“Besok ada El Nino, besok ada warning terhadap krisis pangan dunia, karena cuaca ekstrim, serangan hama dimana mana,oleh karena itu Penas ini sangat penting untuk menyatukan visi dan pandangan kita dalam menghadapi berbagai tantangan kedepan,” tegas Mentan SYL.

Sebagai tuan rumah perhelatan Penas untuk pertama kalinya, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menyampaikan pandangan senada dengan Mentan. Ia menyebut Penas kali ini harus mampu mengadirkan hal – hal berbeda, dan menjadi momentum pembangunan pertanian yang adaptif, inovatif dan akseleratif.

“Seperti yang disampaikan Bapak Menteri tadi, Penas ini diharapkan dapat menghadirkan hal – hal yang berbeda, dan menjadi momen bagi kita dan kaum milenial untuk pertanian, makanya tadi kita menghadirkan smart farming dan beberapa teknologi baru dari berbagai Provinsi di Indonesiatermasuk di Sumatera Barat,” terangnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan sesuai dengan apa yang disampaikan Mentan dan Gubernur Sumbar, ia berharap pada Penas Tani XVI adanya konsilidasi dan memberikan sharing ilmu kepada masayarakat Indonesia, terutama petani dan nelayan yang akan hadir di kegiatan ini.

“Akan hadir sekitar 40.000 orang nantinya. Tentunya bagi Pemerintah Kota Padang ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kita sudah siapkan 2.900 unit rumah masyarakat di 5 kecamatan, sebelum tanggal 10 Juni sudah selesai persiapannya,” jelasnya.

Ia menyampaikan, kegiatan Penas Tani ini juga sangat penting bagi masyarakat Kota Padang, sebab masih banyak lahan sawah di daerah ini, sekitar 5.000 hektar sawah.

“Kami pemerintah Kota Padang juga mengundang seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus masyatakat di Kota Padang untuk hadir dan ikut mensukseskan Penas Tani XVI di Kota Padang,” pungkasnya.

Sementara itu M. Yadi Sofyan Noor ketua umum KTNA Nasional menjelaskan, ada 31 Kegiatan selama pelaksanaan Penas XVI. Untuk KTNA sendiri, kegiatan sudah dimulai sejak tanggal 7 Juni mulai dari Rembug Madya hingga Rembug Utama. Hasil hasil keputusan dan rekomendasi dari Rembug KTNA Nasional nantinya akan diserahkan kepada pemerintah.

“Pada Penas ini KTNA Nasional akan membangun komitmen bersama pemerintah, baik dengan kementerian ataupun pemerintah daerah mengenai pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan,” kata Sofyan.

Lebih Lanjut Sofyan mengatakan, Penas Petani Nelayan merupakan forum pertemuan yang telah berlangsung sejak 1971, dan menjadi bagian yang strategis dalam upaya membangun kesepahaman di antara berbagai pemangku kepentingan sektor Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. (admin)

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga