Senin, 15 April, 2024

Artikel Terbaru

PROGRAM KETAHANAN PANGAN NABATI DAN HEWANI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

ktnanasional.com – BABEL  Bangka Tengah. Sesuai arahan dari ketua  KTNA Bangka Belitung H. Jawarno KS, S.Ip. pengurus KTNA terus bergerak melakukan pendataan serta pendampingan ke desa desa. Kali ini Edi Subiantoro yang membidangi Pemuda Tani Milenial melakukan kunjungan ke dua desa di kabupaten Bangka Tengah.

Desa yang menjadi tujuan kali ini adalah Desa Pasir Garam kecamatan  Simpang Katis dan desa Namang kecamatan Namang keduanya berada di kabupaten Bangka tengah. Kegiatan ini dilaksanakan terkait dengan program Ketahanan Pangan Nabati dan Hewani provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kunjungan telah dilaksanakan  pada  tanggal 15 Desember 2022.

Tujuan yang pertama dari kunjungan ini adalah  Desa Pasir Garam kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Rombongan disambut oleh Kades dan ketua  BPD beserta jajarannya, Munzilin kades Pasir Garam yang juga sebagai  Ketua DPD APDESI Babel dalam sambutannya memaparkan bahwa untuk ketahanan pangan lebih dominan di wilayah desanya adalah komoditi hortikultura (cabe, sayur mayur  dll) serta peternakan sapi.

Sebagai kades Munzilin membuat kebijakan mengalokasikan 20 % dana desa nya untuk program ketahanan pangan nabati dan hewani. Hingga akhir tahun 2022 ini dana yang sudah dialokasikan dipergunakan untuk membeli saprodi guna mendukung program pengembangan usaha hortikutura dan peternakan sapi. Tahun ini sudah dibelikan 14 ekor sapi untuk kelompok peternak untuk dikembangkan. ketua BPD bersama kelompoknya telah mengakses program KUR penggemukan sapi.  “Ada 15 kelompok tani dan 12 kelompok peternak yang aktif di desa kami”, kata Munzilin

Sementara itu Kiki selaku ketua BPD  menyampaikan di tahun 2022 ini desa Pasir Garam diberikan kepercayaan oleh Bank Sumsel Babel dan Dinas pertanian untuk menerima KUR penggemukan sapi sebesar Rp.2,6 milyar. “Saat ini populasi sapi dewasa dan anakan didesa kami ada sebanyak 400 ekor,  dan Insha Allah tahun 2023 desa Pasir Garam menyumbang produksi daging sapi dan hortikultura untuk konsumsi masyarakat BABEL”, tandasnya.

Tujuan  kedua kunjungan lapangan adalah desa Namang kecamatan Namang kabupaten Bangka Tengah, Rombongan di terima oleh Haji Muhammad Zaiwan  selaku kepala desa Namang. Ada sekitar 53 hektar sawah di desa Namang 70 persen dari luas sawah yang ada ditanami beras merah dan sisanya beras biasa, setahun bisa tiga kali dipanen. Selain tanaman pangan desa Namang juga penghasil hortikultura seperti kangkung, sawi, cabe, ubi jalar, jagung, kacang tanah dan bawang. “Sebagai lembaga ekonomi, BUMDES milik desa Namang menjadi motor penggerak ekonomi pertanian di desa kami”, ujar Haji Zaiwan.

Untuk program ketahanan pangan hewani, desa Namang melalui BUMDES nya telah bekersa sama dengan kelompok untuk usaha bagi hasil usaha peternakan sapi. Andi Asrul yang mewaakili dari Gapoktan mengatakan kalau masyarakat desa Namang sangat antusias dalam mengikuti program kemandirian dan ketahanan pangan yang di gagas oleh kepala desa. Berbagai usaha budi daya telah dikerjakan oleh kelompok  yang bernaung di bawah Gapoktan. Peternakan unggas, budidaya ikan hingga ternak madu sudah berjalan di desa Namang.

Jumadi Umar selaku PPL Desa Namang mengungkapkan bahwa petani petani binaannya sangat tekun dan kompak. Itulah sebabnya mengapa sawah desa Namang walaupun tidak luas tapi sudah bisa IP 300. Selaku penyuluh merasa bangga dan sangat terbantu apalagi dengan ada support penuh dari pemdes dan Pemda. “Insha Allah Desa Namang akan mandiri pangan, bukan hanya untuk keperluan desa tapi bisa mensuplai ke tempat lain”, kata Jumadi. (es/admin)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga