Rabu, 24 April, 2024

Artikel Terbaru

PT MPN Siak Ekspor Porang 50 Ton ke Tiongkok, Peluang Untuk Petani

ktnanasional.com – RIAU Perawang.  Untuk pertama kali PT. Mitra Porang Nusantara (MPN) melakukan ekspor chips (serpih) porang kering (Konjac Chips) tujuan Tiongkok sebanyak dua kontainer bernilai Rp 2 miliar. PT. MPN menjadi satu-satunya perusahaan di Pulau Sumatera yang melakukan ekspor chips porang tujuan Tiongkok.

Kegiatan eksport perdana dihadiri selain dari pihak perusahaan juga hadir pejabat pemerintah dan pihak pihak yang diundang. Bupati Siak di wakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Siak Drs H Jamaludin M.Si, Kadis Pertanian, dari Karantina, Bea Cukai, hadir juga ketua KTNA Kabupaten Siak Ariana Ramelan.

CEO PT. Mitra Porang Nusantara, Deni Wilianto mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun ekosistem industri porang dari hulu hingga hilir. Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan perekonomian bagi petani porang di Kabupaten Siak.

“Perlu diketahui saat ini 98 persen bahan baku kita suplai dari luar Provinsi Riau yang mengakibatkan hampir Rp 14 miliar keuntangan petani justru dinikmati sarana logistik,” kata Deni, Rabu (5/4/2023).

Deni menambahkan, hampir 50 ton porang akan dikirim menuju negeri tirai bambu. “Untuk saat ini potensi porang masih kecil, untuk kebutuhan kita 18.000 ton per tahun, itu Riau hanya memberikan 2 persen dari kebutuhan yang kita perlukan,” cakapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, PT. MPN mendapatkan porang dari luar Provinsi Riau, seperti Provinsi Sumatera Utara hingga Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Pertanian, M. Adnan menyebut, membuka akses pasar ke China merupakan kebanggaan tersendiri bagi sebuah perusahaan.

“Saya terus terang sejak dari nol saja ikuti, kalau membuka akses pasar China itu gengsinya lebih tinggi. Saya lihat tadi labelnya itu menentukan, China itu diperiksa dahulu labelnya dan dokumen karantinanya, kalau dari awal sudah ada salah pasti ditolak,” ujarnya.

Adnan mengaku bangga terhadap PT. MPN karena menjadi perusahaan satu-satunya di Pulau Sumatera yang teregistrasi di China. “Kami bangga ini perusahaan di Sumatera satu-satunya yang teregistrasi China,” tutupnya.

Asisten Administrasi Umum Setdakab Siak Drs H Jamaludin M.Si, dalam sambutannya  mendukung penuh program pengembangan Porang khususnya di Kabupaten Siak, bahkan besok habis lebaran akan memulai menanam Porang dan mengajak KTNA beserta jajarannya hingga di tingkat kecamatan untuk segera membentuk asosiasi.  “Saya siap jadi pengurus, terlebih karena pabrik pengolahannya berada di Siak”, pungkasnya.

Sementara itu Ariana Ramelan, ketua KTNA Kabupaten Siak siap untuk berkolaborasi dengan semua pihak guna mengembangkan komidi Porang di wilayah kabupaten Siak. Terlebih karena pabrik yang ada di kabupaten Siak ini lebih dari 90 persen bahan bakunya masih di datangkan dari luar provinsi.

“lebih mudah mengajak para petani untuk menanam satu jenis komoditi kalau pasarnya sudah siap untuk menampung”, kata Ariana.

Sebelumnya pada kesempatan yang berbeda, ketua KTNA Provinsi Riau, Yusri mengatakan Porang ini salah satu alternatif bagi petani yang sudah jenuh dengan sawit, karna sekarang harga sawit tidak menentu, dan kami selaku Ketua KTNA Riau menghimbau kepada seluruh Petani mari sama sama kesempatan emas ini di pergunakan dengan sebaik baiknya.

“Kita berharap petani di Riau dapat memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik yang saat ini masih sebagian besar mendatangkan dari luar”, tutur Yusri. (*)

spot_img

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

baca juga