Kamis, 18 April, 2024

Artikel Terbaru

Rahasia Nutrisi untuk Hidroponik Sayuran Premium Kale

ktnanasional – JAKARTA. Kale populer sebagai sayuran bernutrisi. Tak hanya itu harga kale pun premium. Sejatinya kale juga dapat dibudidayakan dengan teknik hidroponik.

Teknik budidaya hidroponik kale hampir sama dengan sayuran daun lain seperti selada, sawi, dan kangkung. Anda bisa menyemai biji kale di permukaan rockwool basah.

Masa berkecambah dan pertumbuhan Brassica oleracea var. Sabellica lebih lambat daripada sayuran daun lain. Pada umur 2 pekan setelah semai baru muncul dua daun. Sementara benih selada hanya perlu waktu sepekan untuk mengeluarkan dua helai daun.

Kebutuhan nutrisi kale sama dengan kailan karena mempunyai karakter tanaman yang mirip. Kale mirip kailan, tergolong sayuran daun dan batang. Daunnya panjang dan batangnya juga bisa terus tumbuh memanjang dan membesar.

Oleh sebab itu kale perlu asupan nutrisi lebih banyak dibandingkan dengan sayuran daun lainnya. Anda dapat memindahkan bibit kale berumur dua pekan ke netpot dan menempatkan di dalam perangkat hidroponik.

Sebagai sumber nutrisi menggunakan larutan AB mix dengan nilai EC (electrical conducitivity) 1 mS/cm.  Nilai EC itu sama dengan nutrisi untuk bibit sayuran daun lain seperti selada, sawi, dan kangkung.

Anda dapat menaikkan nilai EC sesuai umur dan kondisi tanaman. Jika tanaman terjadi gejala kekurangan nutrisi seperti warna daun yang pucat, maka konsentrasi larutan ditambah pada kisaran EC 1,5—1,8 mS/cm.

Tingkat keasaman (pH) pada kisaran 5,5—6,5. Pada saat kale dewasa, yaitu lebih dari umur 45 hari, ia kembali menaikkan nilai EC maksimal 2,5 mS/cm. Tanaman anggota famili Brassicaceae itu siap panen pada umur 55 hari. (admin)

artikel ini telah tayang di trubus.id

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga