Selasa, 27 Februari, 2024

Artikel Terbaru

RAKOR Penas Petani Nelayan XVI 2023 Padang Sumatera Barat

ktnanasional.com – SUMBAR Padang.  Bertempat di kantor Bappeda provinsi Sumatera Barat telah dilaksabakan Rapat koordinasi Penas Petani Nelayan XVI tahun 2023 Padang. Rakor dihadiri oleh panitia Penyelenggara dan Panitia Pelaksana provinsi Sumbar dan kota Padang. (10/09/23) Rakor dihadiri oleh Ketua Umum KTNA Nasional M. Yadi Sofyan Noor, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh), Bustanul Arifin Cahya dan jajaran kementerian Pertanian, Asisten II Pemprov Sumbar Wardarusmen dan seluruh kepala OPD yang terkait dengan pelaksanaan Penas, Asisten II  kota Padang Didi Aryadi dan OPD yang terkait. Hadir juga dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

 

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi dalam arahannya melalui zoom meeting menyampaikan Rapat Koordinasi ini harus sering dilakukan terutama untuk panitia pelaksana provinsi Sumbar dan kota Padang. Perlu ditingkatkan frekuensinya setiap 2 minggu sekali mengingat semakin dekatnya pelaksanaan Penas. Masing masing bidang harus ada progress yang signifikan, supaya Penas nantinya bisa berjalan dengan baik.

 

“Terus terang hingga akhir Januari progresnya belum menggembirakan, salah satunya karena adanya transformasi Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dari Balitbangtan di internal Kementerian Pertanian yang belum selesai”, kata Dedi.

 

Lebih jauh Dedi menyoroti akomodasi dan transportasi peserta, yang langsung melibatkan masyarakat Padang. Dengan kedatangan puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia, semua harus tetap memegang teguh protokol kesehatan.

Ketum KTNA Nasional M. Yadi Sofyan Noor, dalam paparannya menyampaikan Penas XVI Petani Nelayan 2023 Padang, ada enam (6) Bidang  dan setiap bidang ada kegiatan didalam seksi seksi. Berbeda dengan pelaksanaan Penas sebelumnya ada Bidang yang di hapus karena dianggap tidak efektif. Setelah rakor sesi pertama selesai akan dilanjutkan dengan rakor masing masing bidang.

 

Sementara itu Asisten II Pemprov Sumbar, Wardarusmen memaparkan kesiapan pemerintah provinsi Sumatera Barat dalam melaksanakan Penas di kota Padang. Sebagai panitia penyelenggara Pemprov Sumbar telah melakukan rapat dan koordinasi secara marathon sejak tahun 2022. Seperti Rapat koordinasi dan survey lokasi pelaksanaan dan gelar teknologi antara BPPSDMP, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Ditjen Pembiayaan Pertanian, BSIP, BPTP Sumbar, KTNA Nasional, Pemda Provinsi Barat dan Pemda Kota Padang di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 6 Desember 2022.

 

Asisten II kota Padang Didi Aryadi, dalam uraiannya menjelaskan untuk pemondokan saat ini terus dikerjakan pendataannya, verifikasi ulang telah dilakukan sejak Januari. Pendataan memakai aplikasi secara online data yang yang dikumpulkan berupa  foto rumah, kamar dan toilet. Secara real time data pemondokan bisa diakses via internet hingga tanggal 10 Februari telah didata  1.200 rumah dan sudah di posting di internet. Dengan adanya Penas ini dampak untuk kota Padang dan Sumbar dari segi ekonomi sangat bagus untuk perputaran ekonomi di tingkat masyarakat. Selain pendataan rumah penduduk, disampaikan juga kapasitas hotel di Padang bisa menampung 5.000 tamu dengan beragam kelas hotel. “Tugas penting panitia Padang adalah pemondokan dan transportasi” Ujar Didi. (mh)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga