Sabtu, 24 Februari, 2024

Artikel Terbaru

Relawan Gerakan Tani Nelayan (GTNPG) Maluku, Deklarasikan Dukungan Ke Prabowo – Gibran

ktnanasional – MALUKU, AMBON. Relawan Gerakan Tani Nelayan  Prabowo – Gibran (GTNPG) di Maluku mendeklarasikan dukungan terhadap Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.

Deklarasi Gerakan Tani dan Nelayan Prabowo-Gibran Maluku ini digelar di Cafe Kebun Sayur Tihu, Jalan Ir Putuhena, Ambon , Minggu (4/2/2024).

Deklarasi dipimpin oleh Ketua Relawan Petani-Nelayan Maluku, Rajab Mahu
“Kami relawan Gerakan Tani Nelayan Prabowo Gibran Maluku menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Presiden 2024 untuk Indonesia maju, petani-nelayan maju sejahtera,” kata Rajab Mahu saat membacakan teks deklarasi.

Mahu menyampaikan dukungan ini setelah melihat visi-misi untuk Prabowo-Gibran yang mendukung kemajuan petani dan nelayan. Mereka pun membentuk kelompok-kelompok tani dari 11 kabupaten/kota di Maluku untuk menyatakan dukungan secara resmi.

“Setelah kita mencermati perjalanan Bapak Prabowo-Gibran yang maju di pemilihan presiden dan wakil presiden maka saya panggil teman-teman untuk berdiskusi, memantapkan dukungan,” tuturnya.

“Saya yakin dan percaya Insyaallah Prabowo-Gibran menang satu putaran di pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan datang,” ujarnya.

“Ini penting bagi kita semua agar mendukung Capres yang mengerti tentang pertanian khususnya kemajuan pertanian di masa yang akan datang. Marilah kita ke daerah kita masing-masing berjuang agar petani di Maluku ke depan maju,” tambah Mahu

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Maluku ini menyebut jumlah petani yang bergabung di KTNA kurang lebih ada 100rban orang yang tergabung dalam 6467 Kelompok tani di 11 Kabupaten/Kota Maluku.

“Dengan semua jumlah kelompok tani yang ada, Insyaallah kami yakin mendukung Prabowo-Gibran. Kami yakin akan satu putaran. Ada 100an petani yang mendukung Prabowo,” lanjutnya.

Dia yakin Prabowo-Gibran akan mampu menangani persoalan utama yang dialami selama ini, seperti Saprodi,pupuk subsidi dan solar yang langka bagi petani dan nelayan, tutup Rajab. (admin)

artikel ini telah tayang di referensimaluku.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

spot_img

baca juga