Sabtu, 20 April, 2024

Artikel Terbaru

Ribuan Hektare Lahan Pertanian Di Lumajang Terancam Kekeringan, Bukan Karena Kemarau Tapi Ini Penyebabnya

ktnanasional.com – LUMAJANG, Hampir 5 ribu hektare lahan pertanian warga di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, terancam kekeringan akibat saluran irigasi sudah tidak mengalir lagi.

Bukan akibat musim kemarau, kekeringan ini disebabkan akibat   tertutup dan tertimbunya sejumlah konsolidasi dam atau intake di sepanjang aliran Sungai Mujur, mulai dari hulu meliputi wilayah Kecamatan Pasrujambe, Pasirian, Tempeh hingga Kecamatan Kunir.

Menurut Koordinator Tanggap Darurat Bencana Alam, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas ( BBWS Brantas) Nur Afandi, disebutkan bahwa selain dampak rusaknya sejumlah jembatan dan tanggul sungai, bencana banjir lahar dan banjir bandang yang terjadi pada Jum’at (7/7/2203) yang lalu, juga mengakibatkan terutup dan tertimbunya konsolidasi dam atau intake sungai Mujur.

“Catatan kami, ada sebanyak 10 saluran irigasi atau intake yang tidak bisa mengalir kembali, akibat tertimbun dan tertutup material lahar, ” kata Nur Affandi.

Nur Afandi menjelaskan bahwa kondisi timbunan material lahar berupa lumpur, pasir dan batu cukup tebal. Kondisi terparah, terjadi di intake Rowo Gedang Desa Kertosari dan intake sungai Mujur di Desa Nguter yang mencapai ketebelan 3 hingga 5 meter yang menimbun saluran irigasi sepanjang hingga 2 km.

“Yang terparah saluran Rowo Gedang dan Mujur. Tidak hanya saluran irigasi, timbunan material juga mengubur lahan pertanian. Ini perlu penanganan secepatnya,” jelasnya.

Untuk merealisasikannya, upaya percepatan normalisasi saluran irigasi, pihak BBWS Brantas berkolaborasi dengan PU Propinsi Jatim.

“Dalam beberapa hari terakhir, kami telah melakukan upaya normalisasi saluran irigasi. Saat ini fokus di intake sungai Mujur dengan menggunakan 2 alat berat.Jadi selain untuk kepentingan irigasi, normalisasi saluran disini juga sebagai antisipasi meluapnya aliran sungai jika kembali terjadi banjir lahar, ” terangnya.

“Kita perkirakan dalam 2 minggu ini, proses normalisasi disini selasai dan kita lanjutkan ke titik lainnya,” pungkasnya. (admin)

Artikel ini sudah tayang di tvonenews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terbaru

Advertisementspot_img

baca juga